Share

Polisi Kembali Tangkap 1 Anggota Geng Motor Yang Aksinya Konvoi Tenteng Sajam Viral di Medsos

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Sabtu 13 Agustus 2022 15:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 13 608 2647243 polisi-kembali-tangkap-1-anggota-geng-motor-yang-aksinya-konvoi-tenteng-sajam-viral-di-medsos-nbg4AMFfDX.jpg Anggota geng motor yang aksinya sempat viral di medsos ditangkap polisi/Wahyudi A

BINJAI - Polisi kembali menangkap satu orang anggota kawanan geng motor yang berkonvoi sambil membawa senjata tajam (sajam) dan merampas motor milik warga di Kota Binjai, Sumatera Utara (Sumut) pada Minggu, 7 Agustus 2022 lalu.

Aksi itu sempat terekam kamera warga dan viral setelah disebarkan ke media sosial (medsos).

Kanit Reskrim Polsek Binjai Utara Iptu J Sitanggang, mengatakan anggota kawanan geng motor yang baru mereka tangkap adalah SBL alias B (20), warga Jalan Apel, Kelurahan Suka Ramai, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai.

Dia ditangkap di Depan SMA Negeri 1 Binjai, Jalan Mongonsidi, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai.

"Saat ini yang bersangkutan sudah diamankan di Polsek Binjai Utara. Dengan penangkapan ini artinya sudah tiga anggota kawanan geng motor itu yang kita amankan," jelas Sitanggang, Sabtu (13/8/2022).

Sebelumnya, dua kawanan geng motor itu sudah terlebih dahulu ditangkap. Keduanya adalah ZAY (18), warga Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Binjai dan RAH (21), warga Jalan Wijaya Kusuma, Kota Binjai.

"Keduanya ditangkap di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kecamatan Binjai Utara. Saat ini keduanya juga diamankan di Polsek Binjai Utara," tambah Sitanggang.

Penyelidikan terhadap kasus ini, tegas Sitanggang, masih terus berlanjut. Polisi masih terus melakukan pendalaman hingga semua pelaku yang terlibat berhasil ditangkap.

"Tersangka SBL alias B ini sudah mengakui kalau dia mengambil dan membawa motor hasil rampasan saat aksi konvoi itu. Dia juga yang kemudian menyembunyikan motor rampasan tersebut," tukasnya.

Atas perbuatannya, kata Sitanggang, saat ini ketiga tersangka anggota kawanan geng motor itu dijerat dengan Pasal 365 Subsider 363 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan juncto Pasal 55 dan 56 KUHPidana tentang kejahatan yang dilakukan secara berkomplot dan bersama-sama.

"Ketiga tersangka anggota kawanan geng motor ini juga dijerat dengan UU Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang penyalahgunaan senjata tajam," tandasnya.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini