Share

Zelensky: Pasukan Ukraina Targetkan Tentara Rusia yang Tembaki PLTN Zaporizhzhia

Rahman Asmardika, Okezone · Minggu 14 Agustus 2022 11:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 14 18 2647510 zelensky-pasukan-ukraina-targetkan-tentara-rusia-yang-tembaki-pltn-zaporizhzhia-CCVEOPkhpc.JPG Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Foto: Reuters)

KIEV – Presiden Volodymyr Zelensky pada Sabtu (13/8/2022) mengatakan bahwa pasukan Ukraina menargetkan tentara Rusia yang menembaki pembangkit nuklir (PLTN) di Zaporizhzhia, yang diduduki, atau yang menggunakan PLTN itu untuk menembak.

Ukraina dan Rusia telah bertukar tuduhan atas beberapa insiden penembakan di PLTN Zaporizhzhia baru-baru ini. Pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa itu direbut pasukan Rusia di awal perang.

"Setiap tentara Rusia yang menembak PLTN, atau menembak menggunakan PLTN sebagai perlindungan, harus memahami bahwa ia menjadi target khusus untuk agen intelijen kami, untuk layanan khusus kami, untuk tentara kami," kata Zelensky dalam pidato Sabtu malam sebagaimana dilansir Reuters.

Zelensky, yang tidak memberikan perincian, mengulangi tuduhan bahwa Rusia menggunakan pabrik itu sebagai pemerasan nuklir.

Kelompok negara-negara G7 telah meminta Moskow untuk menarik pasukannya dari PLTN Zaporizhzhia.

BACA JUGA: PLTN Zaporizhzhia Ditembaki Roket, Sekjen PBB Sebut 'Tindakan Bunuh Diri'

Badan intelijen pertahanan Ukraina sebelumnya memperingatkan "provokasi" baru Rusia di sekitar PLTN, sementara walikota yang diasingkan dari kota tempat pabrik itu berada mengatakan telah mendapat serangan baru dari Rusia.

Tetapi pejabat lokal yang dipasang di Rusia Vladimir Rogov menulis di Telegram bahwa pasukan Ukraina menembaki pabrik itu.

Penasihat presiden Ukraina Mykhailo Podolyak menuduh Rusia "menghantam bagian dari pembangkit listrik tenaga nuklir di mana energi yang menggerakkan selatan Ukraina dihasilkan."

"Tujuannya adalah untuk memutuskan kami dari (pembangkit listrik) dan menyalahkan tentara Ukraina untuk ini," tulis Podolyak di Twitter.

Badan intelijen pertahanan mengatakan pasukan Rusia telah memarkir howitzer self-propelled Pion di luar kota terdekat dan memasang bendera Ukraina di atasnya.

Badan tersebut juga mengatakan bahwa serangan pada Kamis (11/8/2022) di wilayah PLTN, yang menurut Ukraina merusak infrastruktur pompa air dan stasiun pemadam kebakaran, telah dilakukan dari Desa Vodiane yang dikuasai Rusia, sekira tujuh kilometer sebelah timur pabrik. .

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini