Share

Duh! Gegara Beda Pendapat, Kades di Jambi Diduga Aniaya Warga

Azhari Sultan, Okezone · Minggu 14 Agustus 2022 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 14 340 2647595 duh-gegara-beda-pendapat-kades-di-jambi-diduga-aniaya-warga-W4PAWSN5tu.jpg Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

MERANGIN - Seorang oknum kepala desa (Kades) di Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin, Jambi beserta empat orang rekannya yang diketahui masih aparat desa setempat diduga nekat menganiaya dan mengeroyok warganya sendiri.

Ironisnya, kelima orang pelaku tersebut diduga telah melakukan pengeroyokan kepada NS yang merupakan ninik mamak di desa tersebut.

Bahkan, tanpa malu lagi lokasi tersebut dilakukan di rumah adat desa yang biasa digunakan warga untuk musyawarah adat serta untuk menyelesaikan setiap perkara yang terjadi di dalam desa itu.

BACA JUGA:Jadi DPO, Keluarga Serahkan Tersangka Penganiayaan ke Polisi 

Dari informasi yang didapat, aksi penganiayaan dengan cara pemukulan secara bersama-sama yang diduga dilakukan oleh oknum kades beserta rekannya tersebut dilakukan disaat pelaksanaan musyawarah turun ke sawah di rumah Adat Desa.

Aksi tersebut, diduga hanya dipicu masalah sepele, yakni perdebatan dalam musyawarah. Diduga tidak bisa menahan emosi, sehingga oknum kades langsung memukul korban yang kemudian diikuti oleh empat oknum lainnya.

Menurut korban, NS, perdebatan dalam setiap musyawarah adalah hal yang biasa. Namun, dirinya tidak menyangka akan berakhir dengan aksi tidak terpuji tersebut.

"Sebenarnya pada waktu itu kami melaksanakan musyawarah turun ke sawah yang dilakukan di rumah adat, dalam musyawarah biasanya selalu ada perdebatan untuk mencari kesepakatan tersebut," tuturnya, Minggu (14/8/2022).

BACA JUGA:Mahfud MD Minta Bharada E Dilindungi dari Penganiayaan Maupun Racun 

Namun tanpa diduganya, pelaku bersama empat orang lainnya langsung mengeroyoknya.

"Dalam debat tersebut kades langsung memukul sayo dengan tangan dan empat orang lainnyo yang jugo merupakan aparat desa jugo ikut memukul sayo," ungkap korban.

Tidak terima dengan pengeroyokan tersebut, akhirnya korban membuat laporan ke Polsek Tabir Ulu pada Sabtu 13 Agustus 2022.

Kapolsek Tabir Ulu Iptu Ramadhan Agustiansyah membenarkan adanya pengeroyokan tersebut. "Ya, kemarin memang ada salah seorang warga yang datang melapor ke Polsek Tabir Ulu terkait adanya pengeroyokan," tandas Ramadhan, Minggu (14/8/2022).

Kapolsek menambahkan, rencananya Senin besok beberapa saksi akan dimintai keterangan di Polsek Tabir Ulu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini