Share

BMKG: Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan NTT Selama 3 Hari ke Depan

Awaludin, Okezone · Minggu 14 Agustus 2022 16:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 14 340 2647619 bmkg-waspadai-gelombang-tinggi-di-perairan-ntt-selama-3-hari-ke-depan-89XpK3NQXd.jpg Illustrasi (foto: Freepick)

KUPANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai potensi gelombang sedang hingga tinggi, yang berpeluang melanda sejumlah wilayah perairan laut di Nusa Tenggara Timur (NTT) selama tiga hari ke depan, dari 15 Agustus hingga 17 Agustus 2022.

"Potensi gelombang laut dengan ketinggian sedang (1,25-2,5 meter) hingga tinggi (2 5-4 meter) perlu diwaspadai karena berisiko tinggi terhadap pelayaran kapal-kapal," kata Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau- Kupang, Syaeful Hadi, seperti dilansir dari Antara, Minggu (14/8/2022).

 BACA JUGA:Bibit Siklon Tropis 97W Menguat, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan!

Ia menyebutkan, sejumlah wilayah perairan yang dilanda gelombang sedang yaitu Selat Sumba bagian timur, Selat Flores-Lamakera, Selat Alor-Pantar, perairan utara Kupang-Rote.

Sedangkan gelombang tinggi berpeluang melanda Selat Sumba bagian bagian barat, Laut Sawu bagian utara, Laut Sawu bagian selatan, Samudera Hindia selatan Sumba-Sabu, perairan selatan Kupang-Rote dan Samudera Hindia selatan Kupang-Rote.

 BACA JUGA:Waspada Gelombang Tinggi Capai 4 Meter di Perairan Maluku!

Syaeful menjelaskan, potensi gelombang sedang beresiko tinggi terhadap pelayaran perahu nelayan dan kapal tongkang, sedangkan gelombang tinggi beresiko tinggi terhadap pelayaran kapal feri.

Oleh karena itu, kata dia para nelayan maupun operator kapal perlu meningkatkan kewaspadaan saat berlayar di wilayah-wilayah perairan tersebut.

"Kondisi cuaca ini tentu perlu dicermati secara baik untuk menentukan aktivitas pelayaran yang aman dari ancaman gelombang yang bisa membahayakan keselamatan," katanya.

Lebih lanjut Syaeful mengatakan di sisi lain, hasil analisa kondisi sinoptik menunjukkan umumnya arah angin bergerak dari Timur Laut ke Tenggara dengan kecepatan 1-6 Skala Beaufort.

"Disarankan para nelayan maupun operator kapal agar terus memperbaharui informasi cuaca perairan laut yang dikeluarkan BMKG sebagai referensi untuk mendukung kegiatan pelayaran," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini