Share

Soal Kecelakaan Pesawat MH17, Pengadilan Belanda Akan Umumkan Keputusan pada 17 November

Susi Susanti, Okezone · Selasa 16 Agustus 2022 18:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 16 18 2649135 soal-kecelakaan-pesawat-mh17-pengadilan-belanda-akan-umumkan-keputusan-pada-17-november-wmzAOAMyos.jpg Pesawat Malaysia Airlines MH17 ditembak jatuh saat penerbangan dari Amsterdam ke Kuala Lumpur (Foto: AP)

DEN HAAG - Pengadilan Distrik Den Haag telah menetapkan 17 November mendatang sebagai tanggal sementara untuk putusannya dalam persidangan empat tersangka dalam jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17.

Melalui sebuah pernyataan, pengadilan mengatakan mungkin diperlukan sekitar setengah hari bagi pengadilan untuk membaca putusan. Namun pengadilan menyatakan tanggal itu bisa saja berubah.

Pihak berwenang Belanda diketahui telah mendakwa empat orang, seorang Ukraina dan tiga orang Rusia, karena meluncurkan rudal anti-pesawat dan mengenai penerbangan MH17 di atas Ukraina pada 2014. Sebanyak 298 orang di dalamnya tewas dalam insiden itu.

Dikutip RT, persidangan diadakan secara in absentia, dengan hanya satu terdakwa yang mengirimkan pengacara untuk mewakilinya. Timnya berpendapat bahwa proses tersebut bias terhadap klien mereka dan gagal untuk mengeksplorasi versi alternatif dari apa yang menyebabkan tragedi itu. Jaksa menuntut hukuman seumur hidup untuk keempat terdakwa.

 Baca juga: Tuduhan Serangan Rudal Rusia Tidak Terbukti saat Persidangan Malaysia Airlines MH17 Selesai

Seperti diketahui, pesawat sipil itu ditembak jatuh di tengah pertempuran intensif antara Kiev dan pasukan pemberontak di timur Ukraina, yang menolak untuk menerima kudeta bersenjata di ibukota. Pergolakan itu menggulingkan Presiden terpilih Vladimir Yanukovich dan membawa kekuatan nasionalis ke tampuk kekuasaan. Rusia dituduh menyediakan peluncur rudal. Hal ini langsung dibantah Rusia.

Baca juga: Australia Gugat Rusia Atas Jatuhnya Pesawat Malaysia Airlines di Ukraina

Almaz Antey dari Rusia, produsen sistem rudal Buk yang menjatuhkan pesawat tersebut, mengatakan analisisnya bertentangan dengan tuduhan terhadap pemberontak. Dia menjelaskan bukti menunjuk pada serangan yang datang dari lokasi yang dikendalikan oleh pasukan Ukraina pada saat itu.

Kementerian pertahanan Rusia mengatakan nomor seri yang ditemukan di puing-puing proyektil mengidentifikasinya berasal dari persediaan Ukraina, yang diwarisi negara itu selama pecahnya Uni Soviet.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini