Share

Kekeringan Parah, China 'Pancing' Curah Hujan

Susi Susanti, Okezone · Kamis 18 Agustus 2022 05:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 18 18 2649735 kekeringan-parah-china-pancing-curah-hujan-lQ7pBcYAQ6.jpg China berusaha memicu curah hujan akibat kekeringan (Foto: China Daily/Reuters)

CHINA - Pihak berwenang China berusaha untuk memicu curah hujan di beberapa bagian China tengah dan barat daya di tengah kekeringan parah dan gelombang panas yang memecahkan rekor.

Sungai Yangtze - jalur air terpanjang di Asia - sekarang mencapai rekor terendah. Di beberapa bagian, curah hujan kurang dari setengah dari biasanya.

Dikutip BBC, para pejabat mengatakan reservoir tenaga air saat ini turun sebanyak setengahnya.

Pusat Iklim Nasional mengatakan gelombang panas selama dua bulan adalah rekor terpanjang di China.

Provinsi di sekitar sungai Yangtze yang dilanda kekeringan telah beralih ke operasi penyemaian awan untuk memerangi kurangnya hujan. Menurut media lokal Hubei dan sejumlah provinsi lain meluncurkan roket yang membawa bahan kimia ke langit.

Baca juga:  Kekeringan Masuki Tahun Ke-13, Chile Umumkan Rencana Penjatahan Air

Tetapi kurangnya tutupan awan telah menghentikan upaya di beberapa daerah yang berusaha melakukan hal yang sama.

 Baca juga: Gelombang Panas di China, Suhu Diperkirakan 40 Derajat Celcius Akhir Pekan Ini

Sementara itu, suhu di seluruh Sichuan dan provinsi tetangga telah melebihi 40C (104 F).

Pada saat yang sama, lonjakan permintaan untuk AC telah menempatkan perusahaan listrik di bawah tekanan yang ekstrim.

Menurut Harian Sichuan yang dikutip kantor berita Reuters, kantor-kantor pemerintah di Sichuan diminta untuk menjaga tingkat AC tidak lebih rendah dari 26C (79 F). Pekerja juga telah diminta untuk menggunakan tangga daripada lift jika memungkinkan.

Jutaan penduduk juga terkena pemadaman listrik di provinsi tersebut. Media lokal melaporkan di kota Dazhou, rumah bagi sekitar 5,4 juta orang, pemadaman listrik berlangsung hingga tiga jam.

Mereka mengatakan pabrik-pabrik di provinsi tersebut telah dipaksa untuk memotong produksi atau menghentikan pekerjaan sebagai bagian dari tindakan darurat untuk mengalihkan pasokan listrik ke rumah tangga.

Reservoir tenaga air - yang ada banyak di wilayah tersebut - saat ini turun sebanyak setengahnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini