Share

Longsor di Sibolga, Dua Rumah Warga Rusak

Raymond, iNews · Kamis 25 Agustus 2022 16:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 25 608 2654470 longsor-di-sibolga-dua-rumah-warga-rusak-YgiKFp0lvI.jpg Rumah warga Sibolga rusak diterjang longsor. (Foto: Raymond)

SIBOLGA - Dua unit rumah warga di Kelurahan Aek Parombunan, Sibolga rusak parah diterjang material longsor perbukitan yang terjadi pada Rabu 24 Agustus 2022 malam. Rata-rata kerusakan bangunan terdapat pada bagian belakang rumah dan dapur.

Tak hanya itu, bahkan satu unit rumah milik warga lainnya berada persis di atas perbukitan yang mengalami longsor dan dikhawatirkan akan mengalami hal serupa.

Meski tidak menelan korban jiwa pada peristiwa ini, namun kerugian para korban longsor ditaksir mencapai puluhan juta Rupiah. Bahkan tiga kepala keluarga harus mengungsi untuk sementara waktu.

Salah seorang korban longsor, Yamonaha Gea yang ditemui di lokasi longsor, Kamis (25/8/2022) menjelaskan, peristiwa longsor itu terjadi Rabu Malam sekitar pukul 23.45 WIB saat hujan deras tengah menguyur Kota Sibolga sejak petang hingga pagi.

 Baca juga: Korban Tewas Bencana Longsor di Sorong Bertambah Jadi 3 Orang, 10 Lainnya Terluka

Saat kejadian, ia dan keluarga tengah tertidur lelap dan dikejutkan suara gemuruh yang begitu kuat dari belakang rumah. "Saat suara gemuruh itulah tiba-tiba saja dinding bagian belakang rumah langsung jebol diterjang material longsor," jelasnya.

Begitu melihat bagian belakang rumahnya telah dipenuhi tanah material longsor, ia dan keluarganya langsung keluar rumah menyelamatkan diri di tengah guyuran hujan deras.

"Dapur dan kamar di bagian belakang sudah dipenuhi tanah dan melihat itu kami langsung keluar rumah lantaran kami khawatir rumah kami ambruk," ucapnya.

Kapolsek Sibolga Selatan, AKP Bremer Hulu mengatakan untuk saat ini masyarakat yang berada di lokasi longsor diminta untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

"Ada 6 Kepala Keluarga yang kita minta untuk sementara mengungsi ke tempat yang lebih aman," ucapnya.

Pihaknya kini terus melakukan pemantauan di lokasi. Mengingat curah hujan masih terus mengguyur wilayah tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini