Share

Polda DIY dan BKSDA Lepasliarkan Merak Hijau Hasil Sitaan

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 30 Agustus 2022 23:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 30 510 2657782 polda-diy-dan-bksda-lepasliarkan-merak-hijau-hasil-sitaan-9OrUZXxd2p.jpg Polda DIY dan BKSDA lepasliarkan merak hijau (foto: dok Polda DIY)

JAKARTA - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta bekerjasama dengan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda DIY dan Center of Orangutan Protection_(COP) menyelenggarakan pelepas liaran satwa jenis Merak Hijau sebanyak delapan ekor di Taman Nasional Baluran, Situbondo, Jawa Timur pada Senin 29 Agustus 2022.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda DIY, Kombes Yuliyanto mengatakan, bahwa kegiatan pelepas liaran ini bertujuan untuk mengembalikan satwa ke alam liar.

“Tujuan dari melepasliarkan satwa ini bertujuan menjaga keseimbangan ekosistem serta menjaga kelestarian satwa sebagai bentuk menjaga aset sumber daya alam yang dimiliki negara Indonesia," kata Yulianto, Selasa (30/8/2022).

 BACA JUGA:Polda Jatim Bongkar Sindikat Penjualan Satwa Dilindungi, 2 Tersangka Ditangkap

Merak Hijau yang dilepasliarkan tersebut didapatkan dari sitaan Ditreskrimsus Polda DIY sebanyak dua ekor, penyerahan dari masyarakat sebanyak empat ekor dan restoking dari penangkaran JSP Farm Jogja sebanyak dua ekor.

“Hal ini sangat diperlukan untuk dilakukan secara rutin agar anak dan cucu kita kelak dapat menikmati keindahan dari Merak Hijau serta satwa yang dilindungi lainnya," ujarnya.

 BACA JUGA:Miris! Pemburu Satwa Langka Gunung Sanggabuana Kepergok Sedang Kuliti Landak Jawa

Acara ini dihadiri oleh Kepala BKSDA DIY Muhammad Wahyudi, Kepala Taman Nasional Baluran Pudjiadi, Ditreskrimsus Polda DIY yang diwakili oleh Kanit 2 Subdit 4 Ditreskrimsus AKP Raden Agus Nursewan, beserta 3 anggota dan Anggit sebagai pemilik dari JSP Farm Jogja.

Sebelum pelaksanaan pelepas liaran ini, pada hari Kamis 25 Agustus 2022 yang lalu dilaksanakan pengiriman satwa dari Yogyakarta menuju ke Taman Nasional Baluran, kemudian dilanjutkan dengan proses penyesuaian terhadap lingkungan yang baru (habituasi) terhadap satwa yang akan dilepasliarkan.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini