Share

Gudang Mebel dan Kerajinan di Bantul Terbakar Selama 7 Jam, Kerugian Rp650 Juta

Erfan Erlin, iNews · Kamis 01 September 2022 11:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 01 510 2658736 gudang-mebel-dan-kerajinan-di-bantul-terbakar-selama-7-jam-kerugian-rp650-juta-OvsbxELgOg.jpg Gudang mebel dan kerajinan di Bantul terbakar. (Dok Pusdalops Bantul)

BANTUL - Kebakaran hebat melanda sebuah gudang kerajinan tangan yang berada di Dusun Blunyahan RT 48 Kalurahan Pendowoharjo Kapanewon Sewon, Bantul. Akibat peristiwa yang terjadi Rabu (31/8/2022) malam sekira pukul 21.00 WIB itu, gudang beserta isinya ludes terbakar.

Kepala Puldaops Bantul, Aka Luk-luk Firmansyah menuturkan, gudang yang terbakar tersebut milik Venus Aprianto, pengusaha kerajinan tangan di Bantul. Api tersebut membakar gudang seluas 20 x 25 meter. Di dalam gudang tersebut penuh dengan kerajinan tangan.

"Akibat kejadian tersebut pemilik gudang menanggung kerugian sebesar Rp650 juta," ujarnya, Kamis (1/9/2022).

Kejadian tersebut bermula ketika warga melihat ada api mulai membakar gudang tersebut dan dengan cepat membesar. Saat kejadian satpam atau penjaga malam di Kompleks Gudang tersebut sedang tidak berada di tempat.

Api dengan cepat membesar apalagi kerajinan tangan di dalam gudang berbahan mudah terbakar. Warga tersebut kemudian berteriak meminta tolong. Beberapa saat kemudian warga berdatangan untuk berusaha memadamkan api.

"Sebagian warga juga mengevakuasi barang yang masih bisa diselamatkan," ucapnya.

Namun, karena api sudah membesar warga kesulitan memadamkannya. Di satu sisi, mereka khawatir api akan merembet ke rumah di sebelahnya sehingga mereka menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Pusdalops menerima laporan kebakaran, kemudian mengirimkan personel pemadam PBK dari pos Induk, Sektor 1 Kasihan, Sektor 2 Banguntapan, Sektor 3 Imogiri dan TRC untuk melakukan penanganan dan pendataan.

"Jadi ada 4 mobil pemadam kebakaran yang kami kerahkan. Kebakaran berhasil dikuasai pukul 04.05 WIB," ujarya.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Sebagian besar alat produksi di gudang tersebut rusak terbakar. Alat-alat itu di antaranya 4 mesin geraji diesel, 4 mesin oven kayu, 2 mesin pres kliner, 1 mesin gerinda duduk, 1 mesin sanyo, 8 blower, 1 mesin diesel dongfeng, 93 lembar Seng galvalum ukuran 6 meter, 15 karton lem fox, besi plat rangkap atap, bahan baku kursi kayu jati, serta 9900 unit kursi siap jual.

Setelah selesai penanganan yang pertama pada pukul 00.54 WIB, kemudian sekitar pukul 02.00 WIB

titik api muncul kembali sehingga dilakukan penanganan yang kedua. Hingga akhirnya kebakaran dinyatakan padam dan sudah tertangani pukul 04.10 WIB.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini