Share

Diperintahkan Ayahnya, Adik Tembak Kakak Kandung hingga Tewas di Tegal

Yunibar, iNews · Kamis 01 September 2022 19:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 01 512 2659181 diperintahkan-ayahnya-adik-tembak-kakak-kandung-hingga-tewas-di-tegal-mrpOV2sRDX.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

TEGAL - Pelaku penembakan Casbari (40), seorang pedagang nasi goreng hingga tewas di Tegal berhasil ditangkap Satreskrim Polres Tegal, Jawa Tengah, Kamis (1/9/2022).

Pelaku ternyata merupakan adik korban Dirto (34) dan ayah kandung korban, Tarwad (55). Pelaku kesal terhadap korban yang selalu membuat masalah dan meminta uang kepada ayahnya.

Polisi berhasil menangkap dua pelaku penembakan pedagang nasi goreng di Desa Pedeslohor, Kecamatan Adiwerna sehari setelah peristiwa penembakan. Casbari tewas dengan luka tembak di kepala di rumahnya pada Rabu 31 Agustus 2022.

Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafaat mengatakan bahwa saat itu korban baru saja menemui adiknya Dirto, yang baru pulang dari Jakarta. Lalu saat korban berbalik badan, pelaku menembak kakaknya dari jarak tiga meter menggunakan senapan angin.

Baca juga: 5 Fakta Tas Mewah Putri Candrawathi, Terpajang di Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J

"Korban sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam PKU Muhammadiyah Adiwerna, namun akhirnya meninggal dunia akibat luka tembak di kepala belakang tembus kerongkongan," kata dia.

Selanjutnya, pelaku sempat kabur dan berhasil ditangkap. Sementara ayahnya yang hendak mengambil jenazah anaknya juga ikut diamankan polisi.

Baca juga: Operator Alat Berat Tewas Ditembak Anggota KKB di Intan Jaya

"Ayah kandung korban kesal karena korban sering membuat masalah dan kerap meminta uang untuk berdagang namun tak kunjung membuahkan hasil," imbuhnya.

Ayah korban yang merupakan aktor utama penembakan, Tarwad menambahkan bahwa dirinya meminta Dirto, anak bungsunya untuk membunuh Casbari dengan memberi uang Rp6 juta.

"Uang digunakan untuk membeli senapan angin seharga Rp2,5 juta," ucap dia.

Ditro mengatakan bahwa dirinya sama sekali tak berniat membunuh kakak kandungnya sendiri. Ia hanya ingin melukai Casbari agar memberikan pelajaran supaya tak lagi menyakiti ayahnya.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 340 subsider 338 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup.

Baca juga: 2 Jurnalis Tewas Ditembak di Jalan Raya, Polisi Gelar Penyelidikan

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini