Share

Pria ODGJ di Banyuwangi Ngamuk Bakar Rumah Orangtuanya

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 07 September 2022 00:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 06 519 2662261 pria-odgj-di-banyuwangi-ngamuk-bakar-rumah-orangtuanya-q0qlicgJ3y.jpg Rumah ludes terbakar. (Foto: Avirista Midaada)

BANYUWANGI - Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) membuat geger warga Banyuwangi karena membakar rumah orangtuanya sendiri. Pria berinisial MS (38) membakar rumah Yasin, warga Dusun Kabatmatren, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, pada Senin 5 September 2022 tengah malam.

Kasi Humas Polresta Banyuwangi Iptu Agus Winarno membenarkan adanya peristiwa pembakaran rumah oleh anak kandung sendiri. Peristiwa ini diketahui pertama kali oleh tetangga korban yang melihat api mulai membesar dari dalam rumah.

"Peristiwa kebakaran itu dilaporkan ke Polsek Muncar sekitar pukul 23.00 WIB. Saksi yang melihat langsung melapor ke kepala dusun setempat. Kemudian warga sekitar bersama-sama berusaha memadamkan api," bebernya.

Sebelum kejadian ada kesaksian warga yang menyebut MS mengamuk dan berteriak entah apa penyebabnya. Beruntung saat kebakaran ia tengah tinggal seorang diri karena saudara dan orang tuanya tidak tinggal di rumah itu.

Baca juga:  Kepala Remaja Dibacok ODGJ, Pelaku Masih Diburu

"Pengakuan MS, bahwa pertama membakar bagian kasur yang berada di kamar depan. Akibatnya api menjalar dan menghanguskan seisi rumah," tuturnya.

Atas insiden kebakaran ini, seisi rumah mulai satu unit sepeda motor, kasur, lemari, pakaian hingga kayu bagian atas rumah kamar dan ruang tamu ludes.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya saja kerugian pemilik rumah ditaksir mencapai Rp 10 juta," kata dia.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

MS diduga kambuh penyakit gangguan kejiwaannya. Berdasarkan pengakuan Kepala Desa Wringinputih, MS sebenarnya tengah dalam pengawasan Puskesmas Sumberberas.

"MS pernah dirawat di rumah sakit Malang dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Licin. Seketika itu MS diamankan di oleh pihak desa dan dilakukan pengobatan lebih lanjut," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini