Share

Polda DIY Ungkap 6 Kasus Penyelewengan BBM Bersubsidi, Begini Modusnya

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 07 September 2022 17:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 07 510 2662885 polda-diy-ungkap-6-kasus-penyelewengan-bbm-bersubsidi-begini-modusnya-1BlOXbSuBy.jpg Polda DIY saat jumpa pers kasus penyelundupan BBM (foto: dok Polda DIY)

JAKARTA - Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengungkap enam kasus penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi periode April hingga awal Agustus 2022. Para pelaku memodifikasi kendaraan agar bisa untuk menampung BBM bersubsidi lebih banyak. 

Dari enam kasus ini, tiga diantaranya diungkap Direskrimsus Polda DIY. Sedangkan tiga kasus lainnya dari Polres Sleman, Gunungkidul dan Kulonprogo.

"Polda DIY menemukan adanya pelanggaran-pelanggaran terhadap BBM yang sudah kami tangani" kata Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda DIY, AKBP Riyanto, Rabu (7/9/2022).

 BACA JUGA:Demo Harga BBM, Mahasiswa di Sumut Ditembak Gas Air Mata dari Jarak Dekat

Modus yang sering digunakan adalah memodifikasi tangki BBM agar mampu menampung banyak. Di samping itu, mereka juga membeli BBM di lebih dari satu SPBU dan langsung memindahkannya ke dalam jerigen.

Mereka yang diamankan kini tengah menjalani proses pemberkasan. Namun ada juga yang sudah memasuki tahap peradilan di Pengadilan setempat. Tujuh orang tersangka berhasil mereka amankan bersama barang bukti.

"Enam orang kita tahan namun yang 1 orang tidak, hanya wajib lapor," ujar Riyanto.

 BACA JUGA:Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Gelar Aksi Dorong Motor

Untuk kasus pertama Polda DIY mengamankan TY, 44, warga Godean Sleman. Pelaku telah memodifikasi tangki BBM dengan dipasang pompa aquarium, 4 drum besi warna merah putih, 1 buah tangki besi modiifikasi kapasitas 300 Liter; 1 buah tangki besi modifikasi kapasitas 70 liter, 10 jerigen kosong.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Menurut Riyanto, TY telah memodikasi mobilnya dengan kapasitas yang lebih besar. Ada petugas yang curiga dengan mobil tersebut karena mengisi dalam jumlah besar. Setelah dibuntuti ternyata yang bersangkutan juga mengisi lagi dengan BBM sama.

"Dia kemudian kami amankan. Sekarang menjalani proses persidangan," terangnya.

Kemudian penyelewengan BBM bersubsidi terjadi di Kapanewon Minggir Sleman. Di mana Polda DIY mengamankan AD, 39, warga minggir. Modus yang digunakan adalah membeli berbagai jenis BBM menggunakan jerigen yang diletakkan di dalam mobil.

Dari tangan tersangka diamankan 1 unit mobil carry, 35 liter Bio Solar dalam sebuah jerigen, 2 jerigen 35 liter Pertalite. Serta struke pembelian SPBU yang baru saja mereka terima ketika membeli bahan bakar.

"Guna mengelabui petugas dia melakukan pembelian tidak hanya di satu SPBU saja," ujar dia.

Polisi juga mengamankan HY, 37, dan UN, 40, warga Semarang. Modus yang digunakan keduanya mirip dengan TY yaitu memodifikasi truk engkelnya dengan tangki yang kapasitasnya lebih besar yaitu 5.000 liter.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Mahardian Dewo mengatakan, pihaknya mengamankan S, 65, warga Semanu Gunungkidul karena membeli 210 liter bio solar menggunakan jerigen. Saat ini masih dalam proses pemberkasan.

"Tersangka tidak kami tahan, hanya wajib lapor," ujarnya.

Lalu Kasat Reskrim Polres Sleman, AKP Roni Prasadana mengaku pihaknya mengamankan MIS, 40, warga Gamping Sleman. Lelaki tersebut diamankan karena membeli Pertalite dalam jumlah banyak untuk dijual kembali.

"Modusnya menggunakan Suzuki Thunder yang kapasitas tankinya besar kemudian membeli di berbagai SPBU," ungkapnya.

Kemudian Kanit Reskrim Polsek Pengasih, Iptu Muhammad Munarso menambahkan pihaknya mengamankan BN, 41, warga Kajoran Magelang. Modus yang digunakan juga membeli BBM bersubsidi dalam jumlah banyak dengan menggunakan jerigen.

"Dia kami tahan di Mapolres Kulon Progo," ungkapnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini