Share

Hendak Mancing, Pria Ini Malah Temukan Mayat di Sungai

Era Neizma Wedya, iNews · Kamis 08 September 2022 21:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 08 610 2663804 hendak-mancing-pria-ini-malah-temukan-mayat-di-sungai-zbPCHZ3sI7.jpg Ilustrasi (Foto: Freepik)

MUSI RAWAS - Mayat seorang laki-laki tanpa identitas ditemukan mengapung di Sungai Lakitan, Rabu 7 September 2022 pukul 14:30 WIB. Mayat Mr X itu pertama kali ditemukan Hendri (22), warga RT 08, Kelurahan Muara Lakitan, tersangkut kayu di dekat Jembatan Sungai Lakitan, jalan poros menuju Tran Subur.

Ciri-ciri mayat tersebut diperkirakan usia 30 tahun, tinggi sekitar 170 cm, berperawakan sedang, kulit berwarna sawo matang, rambut berwarna hitam. Saat ditemukan mengenakan baju kaos lengan pendek berwarna merah, abu-abu dan di bagian lengan berwarna hitam dengan tulisan Quick Silver.

BACA JUGA:Mayat Misterius Sudah Jadi Tengkorak, Ditemukan di Lahan Perhutaniย 

Mayat tersebut juga memakai baju kaos dalaman jenis singlet, dengan garis-garis berwarna hijau, abu abu, putih dan hitam dengan merk Liquid Venom. Korban juga mengenakan celana panjang berbahan jeans, berwarna hitam coklat, dengan merk bertuliskan "DOC".

Tidak ditemukan dompet atau identitas, tidak menggunakan perhiasan atau aksesoris.

Sementara Kapolsek Muara Lakitan AKP Ujang AR mengatakan orang yang pertama kali menemukan mayat tersebut adalah warga bernama Hendri. Saat itu, Hendri hendak memancing di sungai Lakitan.

โ€œSaat hendak memancing Hendri tiba-tiba melihat sesosok mayat yang tersangkut di kayu pinggir sungai,โ€ katanya.

BACA JUGA:Geger, Petugas Kebersihan Temukan Mayat Pria di Pinggir Laut Muara Baruย 

Kemudian, Hendri menghubungi Demi, selanjutnya melaporkan penemuan mayat tersebut kepada Polsek Muara Lakitan. Selanjutnya Polsek Muara Lakitan berkoordinasi dengan Babinsa Koramil Muara Lakitan serta Puskesmas Muara Lakitan untuk melaksanakan proses evakuasi.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Proses evakuasi dapat dilakukan dengan dibantu masyarakat sekitar dengan menggunakan perahu ketek dan tali. Posisi mayat saat akan dievakuasi berada di jurang di bawah jembatan Sungai Lakitan. Selain itu, kondisi arus sungai akibat naiknya debit air membahayakan proses evakuasi, sehingga petugas sangat hati-hari dalam melakukan evakuasi.

"Hasil visum luar oleh pihak Puskesmas Muara Lakitan, dijumpai dua luka robek pada kepala atas, luka robek pada lengan bagian kanan, luka robek telinga sebelah kanan, luka lecet pada bagian pipi kanan," katanya.

Penyebab kematian korban tidak dapat ditentukan karena tidak dilakukan pemeriksaan dalam. Diperkirakan lama kematian lebih dari 24 jam dengan telah dijumpai lebam mayat dan kaku mayat dan tanda pembusukan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini