Share

Kakek 86 Tahun di Gunungkidul Tewas Gantung Diri dalam Kandang Kambing

Erfan Erlin, iNews · Jum'at 09 September 2022 18:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 09 510 2664437 kakek-86-tahun-di-gunungkidul-tewas-gantung-diri-dalam-kandang-kambing-QYC3sSBPJS.jpg Ilustrasi. (Foto: Dok Okezone.com)

GUNUNGKIDUL - Warga Dusun Banaran, Kalurahan Beji, Kapanaewon Ngawen, Gunungkidul dibuat geger dengan aksi gantung diri Mbah MS (86). MS bunuh diri di kandang kambing samping rumahnya.

Kapolsek Ngawen AKP Suharjiyanta menuturkan, MS diduga gantung diri karena telah lama menderita penyakit asam lambung akut dan tak kunjung sembuh. Kondisinya semakin memburuk ditambah adanya gangguan lutut sehingga sulit untuk berjalan.

"Itu berdasarkan penuturan keluarga memang telah sakit lama. Dan keluarga telah menerima kematian MS tersebut sebagai musibah," ujar dia, Jumat (9/9/2022) sore.

Aksi bunuh diri tersebut diketahui pertama kali pada hari Jumat menjelang waktu Sholat Jumat, sekira pukul 11.45 WIB. Anak perempuan MS yang berinisial My (61) baru saja pulang dari ladang.

My pergi ke ladang sejak pagi hari, sehingga MS sendirian di rumah. Seperti biasa, My baru pulang mendekati tengah hari. Saat tiba di rumah, MS mendapati bapaknya tak ada di dalam rumah.

 Baca juga: Pria Ini Gantung Diri di Kawasan Mal Elite, Sempat Mengaku Sakit Ternyata Positif Covid-19

My lantas mencari bapaknya di dalam rumah dan di semua sudut ruangan namun tak kunjung ketemu. My lantas berusaha menengok kandang kambing yang berada di samping rumah.

"Siapa tahu bapaknya tengah memberi makan kambingnya. Sehingga My pergi ke kandang sebelah selatan rumah," kata dia.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

My kaget karena melihat bapaknya tergantung di kandang kambing menggunakan seutas tali berwarna biru. Sontak hal tersebut membuat My berteriak histeris dan mengundang warga yang tengah bersiap Sholat Jumat berdatangan. Warga lantas melaporkan peristiwa tersebut ke polisi.

Sesaat kemudian, polisi bersama petugas puskesmas setempat kemudian mendatangi rumah yang bersangkutan. Mereka kemudian melakukan pemeriksaan terhadap tubuh MS yang sudah tak bernyawa. Alat yang digunakan untuk gantung diri yaitu tali tambang warna biru panjang 2 meter.

"Tidak ditemukan bekas penganiayaan. MS murni meninggal karena gantung diri," tambahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini