Share

BAB di Galangan saat Kapal Berjalan, ABK Hilang di Tengah Laut

Erfan Erlin, iNews · Sabtu 10 September 2022 23:04 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 10 510 2664961 bab-di-galangan-saat-kapal-berjalan-abk-hilang-di-tengah-laut-ibs5DV91ml.jpg Illustrasi (foto: Okezone)

GUNUNGKIDUL - Seorang Anak Buah Kapal (ABK) bernama Didit (25) Warga Dusun Gesik 01/10 Kalurahan Songbanyu, Gunungkidul, hilang di tengah laut usai terjatuh saat buang air besar (BAB).

Koordinator SAR Satlinmas wilayah I, Sunu Handoko menuturkan, hilangnya Didit bermula ketika korban bersama dua rekannya berangkat melaut selepas subuh. Dua rekan korban masing-masing Slamet Moha (45) dan Widodo (35).

"Mereka menggunakan kapal Putra usaha 12 dan dinahkodai Slamet Moha," ujar Sunu, Sabtu (10/9/2022) malam.

 BACA JUGA:Sedang Cuci Sayuran di Sungai, Nenek Khaminah Tenggelam Terbawa Arus

Mereka berangkat dari Pantai Sadeng untuk mencari ikan. Sekira pukul 07.00 WIB, mereka sampai di koordinat 08` - 42`LS 110` -03`BT atau kurang lebih 45 mil dari pelabuhan pantai sadeng, Didit kemudian ingin BAB.

Beberapa saat kemudian, korban terlihat sedang BAB di galangan kapal pada kondisi kapal berjalan. Setelah kurang lebih 5 menit korban sudah tidak terlihat lagi. Karena panik, rekan korban bernama Widodo kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke nahkoda.

"Selanjutnya crew kapal melakukan pencarian di seputaran tempat kejadian perkara (TKP)," tutur dia.

 BACA JUGA:Kapal Terbalik, 1 ABK Tenggelam di Perairan Larangan Tegal

Mereka berputar-putar selama kurang lebih 2 jam. Kendati demikian, pencarian crew kapal tidak membuahkan hasil sehingga nahkoda memutuskan untuk mencari signal HP. Karena kebetulan lokasi kejadian tidak terjangkau sinyal HP.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Berkisar pukul 14.30 WIB, crew kapal dapat menghubungi pemilik kapal benama Sunarto yang berada di Pantai Sadeng. Setelah berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pemilik kapal, maka diputuskan kembali ke Pelabuhan Pantai Sadeng.

"Sampai di dermaga pantai sadeng pada pukul 17:00 WIB,"terang dia.

Sunu menuturkan karena hari sudah gelap maka Tim SAR Gabungan akan mulai melakukan pencarian Minggu (11/9/2022) pagi. Sekitar pukul 07.00 WIB mereka akan memulai pencarian. Di mana mereka akan bergabung dengan nelayan menggunakan 3 sekoci untuk melakukan pencarian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini