Share

Jip Masuk Jurang di Gunung Bromo, Ternyata Rombongan ASN Pemkab Ngawi

Avirista Midaada, Okezone · Minggu 11 September 2022 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 10 519 2664920 jip-masuk-jurang-di-gunung-bromo-ternyata-rombongan-asn-pemkab-ngawi-fYbV5AfLWq.jpg Korban tewas kecelakaan di Gunung Bromo (foto: dok ist)

PASURUAN - Mobil jip yang terperosok ke jurang di kawasan Gunung Bromo ternyata membawa wisatawan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi. Para ASN ini mengikuti agenda di kawasan Wisata Gunung Bromo.

"Jadi perjalanan itu sebenarnya agenda kantor Pemerintah Kabupaten Ngawi. Mereka hendak melaksanakan Bimtek (Bimbingan Teknis) di kawasan Penanjakan, TNBTS. Mungkin sambil berwisata," kata Kanit Lakalantas Satlantas Polres Pasuruan, Ipda Kunaefi saat dikonfirmasi MNC Portal, Sabtu (10/9/2022).

 BACA JUGA:Kecelakaan Jeep Wisata Bromo Tewaskan Dua Orang, Diduga karena Faktor Alam

Menurutnya, kecelakaan itu terjadi di tengah rombongan melakukan perjalanan keberangkatan dari pintu Cemoro Lawang Probolinggo menuju ke Penanjakan.

"Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), posisi jalan menikung, mobil keluar jalur hingga menabrak pembatas jalan dan jatuh ke dalam jurang," ungkapnya.

Kecelakaan ini membuat dua dari enam orang yang ada di mobil jip dengan nopol N 542 KB tewas seketika. Satu korban di antaranya merupakan wisawatan yang duduk di samping pengemudi mobil jip yang juga turut menjadi korban tewas di lokasi.

 BACA JUGA:Embun Es Selimuti Gunung Bromo, Pengelola: Suhu Capai 2 Derajat Celcius

Sementara empat korban lain wisatawan yang berada di bangku belakangnya terpelanting dan mengalami luka berat berupa patah tulang.

"Yang jadi korban meninggal duduknya sama-sama di depan, sopirnya dan satu penumpangnya," ujarnya.

Adapun identitas korban tewas yakni sopir bernama Sarioleh warga Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, serta wisatawan Sunardi, warga Desa Ngrudo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi.

Kemudian, korban yang mengalami luka berat yakni Sugeng, warga Desa Dumplengan, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Didik Novianto warga Desa Jambangan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Sigit Wicaksono, warga Desa Karangtengah, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, dan Marsudi, warga Desa Dempel, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.

"Mereka sudah terevakuasi dan sedang mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil, Pasuruan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan maut terjadi di area Bukit Cinta Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, pada Sabtu dini hari (9/9/2022) sekitar pukul 03.50 WIB. Diduga kecelakaan terjadi akibat sopir mengantuk dan faktor cuaca kabut dan hujan, apalagi dipengaruhi dengan jalanan yang licin.

Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Bangil, sementara bangkai mobil Jeep hingga Sabtu siang masih berada di lokasi kejadian. Kedalaman jurang mencapai 200 meter memaksa petugas menunggu mobil derek untuk menarik ke atas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini