Share

Ketua DPRD Lumajang Mundur karena Tak Hafal Pancasila, Ini Respons DPW PKB Jatim

Lukman Hakim, Koran Sindo · Senin 12 September 2022 16:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 12 519 2665856 ketua-dprd-lumajang-mundur-karena-tak-hafal-pancasila-ini-respons-dpw-pkb-jatim-E7EKU7Q2BO.jpg Ketua DPRD Lumajang Anang Ahmad Syaifudin tidak hafal Pancasila. (Okezone)

SURABAYA - Ketua DPRD Lumajang, Jawa Timur, Anang Ahmad Syaifudin mengundurkan diri dari jabatannya. Hal itu setelah videonya dirinya tidak hafal Pancasila viral di media sosial.

Pengunduran diri ini disampaikan Ketua DPC PKB Lumajang tersebut saat rapat paripurna pembahasan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, Senin (12/9/2022).

Bendahara DPW PKB Jatim, Fauzan Fuadi mengatakan, pernyataan Anang untuk mundur dari jabatan Ketua DPRD Lumajang adalah pernyataan sepihak. Menurutnya, Anang merupakan kader yang penuh dedikasi.

Itu dibuktikan dengan melakukan pendampingan terhadap warga korban erupsi Gunung Semeru. Bahkan, ia menyebutkan, Anang berhari-hari tidak pulang karena sibuk mengirim bantuan untuk korban.

"Beliau kader yang penuh dedikasi dan tanggung jawab," katanya, Senin (12/9/2022).

Fauzan tidak mempersoalkan Anang yang tidak hafal Pancasila. Pasalnya, kata dia, Anang sudah di level memedomani dan mengamalkan Pancasila dengan baik. Bahkan menurutnya, Anang sosok yang Pancasilais.

BACA JUGA:Tak Hafal Pancasila, Ketua DPRD Lumajang: Saya Mundur dari Jabatan dan Mohon Maaf 

"Saya akan ke Lumajang (bertemu Anang). Nanti partai yang akan memutuskan pengunduran diri beliau diterima atau tidak," ujarnya.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Sebelumnya, video asli yang berdurasi lebih dari lima menit merekam saat Anang beberapa kali salah melafalkan teks Pancasila di hadapan puluhan mahasiswa saat demo tolak kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu.

Dalam surat pengunduran dirinya, Anang Ahmad Syaifudin menyampaikan permohonan maafnya kepada masyarakat Lumajang, atas kesalahannya dalam membacakan teks Pancasila.

Anang menyampaikan, keputusannya mundur dari Ketua DPRD Lumajang untuk menjaga marwah DPRD dan sebagai pembelajaran.

“Keputusan ini murni muncul dari diri sendiri tanpa tekanan dari pihak manapun,” ujar Anang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini