Share

Santri Gontor Tewas Dianiaya, 2 Seniornya Ditetapkan Tersangka

Ahmad Subekhi, iNews · Senin 12 September 2022 17:17 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 12 519 2665929 santri-gontor-tewas-dianiaya-2-seniornya-ditetapkan-tersangka-XZ6WkcV9I5.jpg Ilustrasi (Foto: Antara)

PONOROGO - Penyidikan kasus kekerasan yang menyebabkan meninggalnya Albar Mahdi, santri kelas 11, Pondok Darussalam Gontor Ponorogo menemukan titik terang. Usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi dan autopsi, polisi akhirnya menetapkan tersangka yang tidak lain kelas korban.

Keduanya yakni MFA, santri asal Tanah Datar, Sumatera Barat dan IH asal Pangkal Pinang, Bangka Belitung yang masih di bawah umur. Keduanya ditahan di rumah tahanan anak.

BACA JUGA:Santri Gontor Tewas Dianiaya Senior, Polisi Sita Rekaman CCTV 

Direskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suhariyanto mengatakan, hasil penyidikan, kedua pelaku memukul korban menggunakan kayu, lalu memukul perut dan menendang korban.

 

Para pelaku dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Anak dan KUHP pasal pengeroyokan dan penganiayaan.

Sebelumnya, Albar Mahdi, santri kelas 5 atau setara kelas 11 SMA di Pondok Gontor 1, Desa Gontor, Kecamatan Mlarak, Ponorogo meninggal dunia. Jenazah dipulangkan ke Palembang.

BACA JUGA:Polisi Bakal Usut Surat Kematian Palsu Tewasnya Santri Gontor 

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Ibu korban, Soimah curiga anaknya meninggal tidak wajar. Kasus mencuat setelah ibu korban bertemu dengan pengacara Hotman Paris di Palembang 4 September 2022.

Ternyata terkuak kasus tersebut tidak dilaporkan ke kepolisian. Setelah kasusnya mencuat, baru dilaporkan ke Polres Ponorogo oleh pondok, kini dalam proses penyidikan.

Polisi sudah memeriksa saksi dan melakukan olah TKP serta menyita alat bukti dan autopsi, ditemukan benturan benda tumpul di dada korban. Polisi pun menahan dua kakak kelas yang dinyatakan sebagai tersangka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini