Share

Satu Karyawan Menghilang saat Teman Sekamarnya Ditemukan Tewas Tak Wajar di Mes Pabrik

Fani Ferdiansyah, Koran Sindo · Selasa 13 September 2022 03:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 13 525 2666153 satu-karyawan-menghilang-saat-teman-sekamarnya-ditemukan-tewas-tak-wajar-di-mes-pabrik-nv0X6x2vZg.jpg Jenazah korban dibawa polisi dengan ambulans/ Foto: Fani Ferdiansyah

GARUT - Seorang karyawan di pabrik tahu Cibiuk, Kabupaten Garut, dilaporkan menghilang saat Rahmat alias Omat (45), warga Kecamatan Cihurip, ditemukan meninggal tak wajar. Selama bekerja, karyawan yang tak diketahui keberadaannya itu tinggal bersama korban di mes belakang pabrik, Kampung Dangdeur RT04 RW09, Desa Majasari, Kecamatan Cibiuk.

Karyawan yang tak disebut namanya itu sehari-hari menginap di mes bersama korban karena berdomisili dari luar Garut.

 BACA JUGA:Bertemu HT, Sultan Melaka dan Datuk Wira Lee Paparkan Sektor-Sektor yang akan Dilakukan Kerja Sama

"Jadi korban menempati mess bersama seorang karyawan baru dari luar kota yang baru bekerja 2 bulan. Karena sama-sama domisilinya jauh, mereka tinggal di mess yang disediakan pemilik pabrik," kata Babinsa Desa Majasari, Sersan Satu Ajan Ramdani pada MNC Portal Indonesia, Senin (12/9/2022).

Korban sendiri tercatat sebagai karyawan lama karena telah bertahun-tahun kerja di pabrik tahu tersebut. Menurut Sertu Ajan Ramdani, pabrik tersebut mempekerjakan beberapa orang karyarwan yang lain.

 BACA JUGA:Viral Pria Arogan Tak Mau Mundurkan Mobil, Polda Metro: Bukan Polisi

"Kalau (karyawan) yang lain tidak menginap di mess karena domisilinya dekat pabrik atau warga Kecamatan Cibiuk. Tadi yang dibawa polisi untuk diperiksa ada tiga orang karyawan dan pemilik pabrik," ucapnya.

Hal yang sama disampaikan Kepal Desa Majasari, Yadi Slamet Riyadi. "Yang menginap di mess itu bukan warga saya, infonya dari jauh," kata Yadi.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Kasus Rahmat alias Omat yang ditemukan tewas ini telah ditangani Satreskrim Polres Garut. Unit Olah TKP Polres Garut telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

"Ada tanda-tanda kekerasan, saat ini dalam penyelidikan," ucap Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini