Share

Data Pribadi Pejabat Negara Diretas, Cak Imin: Darurat Teknologi Informasi

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 14 September 2022 14:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 14 519 2667369 data-pribadi-pejabat-negara-diretas-cak-imin-darurat-teknologi-informasi-e9HT5nXOhp.jpg Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar (Foto: Avirista M)

MALANG - Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar menyebut Indonesia darurat teknologi informasi pasca serangan hacker Bjorka. Pasalnya, akibat serangan hacker ini sejumlah data pribadi pejabat publik bocor.

Bahkan, tak hanya data pribadi pejabat, ada beberapa data masyarakat Indonesia yang juga diretas oleh hacker. Beberapa data dari aplikasi PeduliLindungi disebut juga bocor.

"Ini darurat teknologi informasi yang harus ditangani secara cepat. Saya kira tidak bisa mengandalkan pemerintah, kita harus bahu membahu, semua masyarakat harus melawan kebocoran data ini," ucap Muhaimin Iskandar seusai acara bertemu petani Malang Raya, di Dome Kanjuruhan, Kepanjen, Rabu siang (14/9/2022).

BACA JUGA:Mahfud MD Klaim Hacker Bjorka Sudah Teridentifikasi 

Muhaimin mendorong para ahli - ahli informasi teknologi (IT), para pelaku sosial media, dan para hacker, yang baik untuk membantu masyarakat mengatasi kebocoran data oleh hacker tak bertanggung jawab ini.

"Hacker yang baik ayo kita bantu masyarakat untuk menjaga. Dampaknya sangat berbahaya bagi privasi tentunya, keamanan data, keamanan hak milik, keamanan negara pasti berbahaya sekali," kata pria yang juga Ketua Umum (Ketum) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini.

BACA JUGA:Mahfud MD: Hacker Bjorka Tak Punya Kemampuan Bobol Data 

Dirinya pribadi mengaku begitu dirugikan oleh kebocoran datanya. Bahkan, beberapa WhatsApp yang masuk ke nomornya tak ia bacakan dan langsung ia tutup. Cak Imin, sapaan akrabnya juga berencana bakal laporan ke aparat penegak hukum, jika memang ada oknum - oknum yang memanfaatkan namanya pasca aksi peretasan data pribadinya.

"Pasti laporan, hari ini atau besok. Sehari ratusan hingga ribuan WA masuk, langsung saya tutup nomor itu. Pokoknya langsung saya tutup saja, nggak saya baca," pungkasnya.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

(Ari)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini