Share

Wanita Cantik Kuras Rekening Temannya Nyaris Rp1 Miliar

Era Neizma Wedya, iNews · Kamis 15 September 2022 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 15 610 2668460 wanita-cantik-kuras-rekening-temannya-nyaris-rp1-miliar-o3Vh5lx8gS.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

OKU - Bermodalkan janji pengobatan non medis, seorang wanita cantik TN (33) berhasil menguras uang hampir Rp1 miliar dari seorang wanita berinisial T (36) warga Tanjungbaru Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu.

Kapolres OKU AKBP Danu Agus Purnomo melalui Kasi Humas AKP Syafaruddin didampingi Kasat Reskrim AKP Hillal Adi Imawan mengatakan, bahwa kasus yang menimpah korban ini sudah ditangani oleh Polres OKU dan berkasnya juga sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeei Baturaja, namun masih menunggu hasil daei JPU, setelah dinyatakan lengkap baru lanjut tahap 2 yakni penyerahan tersangka dan barang bukti.

Untuk barang bukti yang diamankan berupa foto dan rekaman transaksi penarikan uang Rekening yang digunakan tersangka saat menerima uang dari korban, buku tabungan, print out rekening koran yang digunakan tersangka, print out rekening koran atas nama korban. Dan sejumlah print out rekening koran dari tahun 2018 hingga 2021.

Dijelaskan juga bahwa tersangka memang pandai atau pintar melakukan tipu daya terhadap korban dengan janji pengobatan non medis hingga berhasil menguras uang korban dengan nominal Rp.983.580.018 yang ditarnsfer berkali-kali sejak tahun 2017-2021.

Sedangkan korban T mengatakan awal mulai kejadian yakni pada 2017 dirinya ditawari penggobatan non medis tersangka TN, yang memang sudah kenal baik oleh korban. Dan berjanji akan mengajak korban berobat ke orang pintar seperti ustadz yang bisa membantu korban mengobati berbagai macam penyakit hingga permasalahan keluarga yang korban alami.

โ€œAku dikasihnya nomor hp, yang katanya itu nomor HP yang bisa mengobati,โ€ kata Tria.

Dilanjutkan T, sampai berapa waktu kemudian ada yang menghubungi korban lewat SMS menggaku seorang ustadz, dengan no HP seperti yang diberikan TN kepada korban. Dan menawarkan pengobatan non medis secara online kepada korban korban pun setuju.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Selama proses penggobatan, korban telah melakukan penggobatan dengan ustadz sebanyak 23 kali sejak tahun 2017 hingga 2021, selama berobat itu korban diminta membayar uang mahar yang totalnya sudah sebesar Rp983.580.018. Uang sejumlah itu ditransfer ke salah satu bank swasta atas nama RG.

Korban yang juga seorang ibu rumah tangga ini selalu dimodusi oleh TN dengan berbagai cara yang sangat halus sehingga korban tidak menyadari uangnya sudah ratusan juta habis.

โ€œKalu dia minta transfer, dia itu memaksa dan pernah sampai tejual tanah,โ€ katanya dengan nada kesal.

Setelah berjalan 4 tahun proses penggobatan tidak ada hasilnya dan korban merasa ditipu oleh TN dan baru menyadari orang yang disebut-sebut ustadz hanyalah tipuan belaka. Begitu juga rekening bank atas nama RG yang katanya milik Ustadz diduga milik orang lain. Hingga akhirnya ia melaporkan kasusnya ke Mapolres Ogan Komering Ulu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini