Share

Kazakhstan Ganti Lagi Nama Ibu Kotanya, Perpanjang Masa Jabatan Presiden

Rahman Asmardika, Okezone · Minggu 18 September 2022 15:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 18 18 2669931 kazakhstan-ganti-lagi-nama-ibu-kotanya-perpanjang-masa-jabatan-presiden-0Rjgi2KEJh.jpg Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev. (Foto: Reuters)

ASTANA - Presiden Kazakhstan telah menandatangani amandemen konstitusi yang memperpanjang masa jabatan presiden menjadi tujuh tahun dan mengembalikan nama lama ibu kota negara itu.

BACA JUGA: Presiden Baru Kazakhstan Usulkan Penggantian Nama Ibu Kota untuk Hormati Nazarbayev

Dilansir dari VOA Indonesia, perubahan itu adalah bagian dari reformasi politik dan ekonomi yang diserukan oleh Presiden Kassym-Jomart Tokayev, setelah protes-protes yang diwarnai kekerasan mengguncang negara itu pada Januari. Lebih dari 200 orang tewas dalam sejumlah protes tersebut.

Kerusuhan itu mencerminkan kecemasan luas terhadap politik negara itu, yang selama lebih dari 30 tahun telah didominasi oleh mantan presiden Nursultan Nazarbayev dan partainya.

BACA JUGA: Daftar Ibu Kota Negara di Dunia yang Pernah Ganti Nama, Ada Jakarta!

Amandemen yang ditandatangani pada Sabtu (17/9/2022) itu memperpanjang masa jabatan presiden menjadi tujuh tahun dari lima tahun, dan juga melarang presiden manapun untuk mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua.

Perubahan itu juga mengembalikan nama Ibu Kota Kazakhstan, Nur-Sultan, ke nama semula, Astana.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(dka)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini