Share

Kebakaran Landa Pondok Pesantren di Semarang, Ratusan Santri Panik Berhamburan

Lurisa Lulu, iNews · Selasa 20 September 2022 23:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 20 512 2671640 kebakaran-landa-pondok-pesantren-di-semarang-ratusan-santri-panik-berhamburan-ERaJi5LYYG.jpg Kebakaran Pondok Pesantren Bina Insani (Foto: Lurisa Lulu)

SEMARANG - Pondok Pesantren Bina Insani di Desa Ketapang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah ludes terbakar, pada Selasa (20/9/2022) malam. Diduga akibat hubungan arus pendek listrik.

Meski tidak ada korban jiwa maupun luka, namun amukan hebat si jago merah sempat membuat ratusan santri panik dan berhamburan keluar gedung.

BACA JUGA:Kebakaran Hebat Melanda Gudang Pengepul Kertas Bekas, Kerugian Capai Miliaran Rupiah 

Banyaknya barang yang mudah terbakar membuat api berkobar di lantai dua. Dalam sekejap menyambar ke seluruh ruangan yang merupakan kamar santri pria.

Api pertama kali di ketahui muncul dari salah satu kamar di lantai dua. Hanya dalam hitungan detik langsung membesar dan menyambar ke ruangan lainnya.

Beruntung saat kejadian para santri tengah belajar mengaji di dalam masjid. Meski begitu, ratusan santri lainnya yang berada di lantai satu sempat panik dan langsung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.

Dugaan sementara, api berasal dari hubungan arus pendek listrik dari salah satu kamar santri. Sebab, sebelum berkobar hebat sempat terdengar suara letupan yang di susul padamnya listrik.

"Api cepat, karena ada lemari, kasur, buku, " ujar Musa, salah seorang saksi.

BACA JUGA:Disambar Petir, Gudang Pabrik Plastik di Tangerang Kebakaran 

Jauhnya jarak posko pemadam kebakaran membuat amukan si jago merah kian menjadi ingga meluluh lantakkan seluruh kamar di lantai dua.

Api baru berhasil dipadamkan satu jam kemudian setelah upaya pemadaman oleh petugas Damkar Posko Tengaran dengan di bantu Damkar Kabupaten Boyolali dan Damkar Kota Salatiga.

"Dugaan arus pendek, kesulitan hanya jarak tempuh karena medannya," ujar Danru Damkar Posko Tengaran Widodo.

Meski tidak ada korban jiwa maupun luka, namun akibat kebakaran tersebut kerugian yang diderita pemilik pondok pesantren dan para santri di taksir mencapai ratusan juta rupiah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini