Share

Diiming-imingi Dibelikan HP Baru, Siswi SMP Dicabuli Ayah Kandung Selama Empat Tahun

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 20 September 2022 14:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 20 519 2671325 diiming-imingi-dibelikan-hp-baru-pria-ini-tega-cabuli-anaknya-selama-empat-tahun-SN3YGgr8Qu.jpg Widianto saat ditangkap polisi (foto: MPI/Avirista)

KOTA BATU - Seorang ayah di Kota Batu tega mencabuli anak tirinya selama empat tahun dengan cara mengiming-imingi dibelikan handphone. Aksi bejat tersangka berinisial Widianto (42) warga Ngempak RT 2 RW 6 Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, akhirnya terbongkar dan dilaporkan oleh istrinya RW (36).

Kapolres Batu AKBP Oskar Syamsuddin menjelaskan, aksi pencabulan ini telah dilakukan oleh tersangka sejak korban masih berusia 12 tahun atau duduk di bangku kelas VII sekolah menengah pertama (SMP). Saat itu korban diiming-imingi ayahnya untuk dibelikan smartphone terbaru.

"Tersangka ingin melampiaskan nafsu birahinya terhadap korban dengan rayuan, dengan bujuk rayu, seperti 'Ojo Bilang Mama, tak kasih HP (jangan bilang ibu nanti tak kasih handphone), handphonenya sudah di DP Rp800 ribu, tapi sampai sekarang belum dipenuhi apa yang dipenuhi," ucap Oskar Syamsuddin di Mapolres Batu, Selasa (20/9/2022).

 BACA JUGA:Perawat di Lubuklinggau Cabuli Bocah Laki-Laki di Rumah Sakit, Dalih Periksa Kelamin

Aksi tersangka ini leluasa dilakukan karena mereka tinggal satu rumah. Bahkan saat korban berinisial SYS ini duduk di bangku SMP kelas VIII ayahnya telah melakukan perbuatan cabulnya sebanyak tiga kali.

Berlanjut saat korban tengah duduk di kelas IX sejak tahun 2018 hingga 2021 lalu, tersangka telah melakukan aksi bejatnya selama 7 kali kepada anaknya. Ancaman hingga iming-iming dijanjikan handphone masih menjadi rayuan tersangka, yang akhirnya tidak pernah terwujud.

"Kalau berdasarkan hasil pemeriksaan ada tujuh kali pelaku melakukan aksinya. Kami telah memeriksa dua orang saksi yang kita mintai keterangan, itu dari teman korban dan adik korban," ungkap Oskar kembali.

 BACA JUGA:Pimpinan Ponpes Cabuli Santri Lelakinya, Dalihnya Gemes karena Melanggar Aturan

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Dari kasus ini kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa pakaian korban yang digunakan saat menjadi korban aksi bejat ayahnya. Kepolisian sendiri menjerat pelaku dengan Pasal 81 ayat (3) juncto 76D dan Pasal 82 ayat 2 juncto 76E UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 yang telah dirubah kedua UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 64 KUHP.

"Pidana paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun penjara, dan denda paling banyak Rp 5 miliar. Bila dilakukan oleh orang tua, wali, pengasuh anak, pendidik, atau tenaga kependidikan. Maka pidananya ditambah sepertiga dari ancaman pidana," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini