Share

Kanselir Jerman: Putin Harus Akui Tak Bisa Menang di Perang Ukraina

Susi Susanti, Okezone · Rabu 21 September 2022 12:49 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 18 2671904 kanselir-jerman-putin-harus-akui-tak-bisa-menang-di-perang-ukraina-xMXZ6zfy9J.jpg Kanselir Jerman Olaf Scholz (Foto: Reuters)

NEW YORK โ€“ Kanselir Jerman Olaf Scholz, pada Selasa (20/9/2022) mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin hanya akan menghentikan "ambisi imperialisme" dalam perang di Ukraina jika mengakui dirinya tidak bisa memenangi perang itu.

"Itulah kenapa kita tidak akan menerima perdamaian apa pun yang didikte oleh Rusia dan itulah sebabnya Ukraina harus mampu menangkis serangan Rusia," terangnya dalam pidato pertamanya di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dikutip Antara.

Dia mengatakan akibat dari imperialisme, perang Putin di Ukraina tidak hanya menjadi bencana bagi Eropa, tetapi juga bagi tatanan damai dunia yang berdasarkan aturan.

Scholz mendesak PBB untuk membela tatanan itu dari mereka yang menginginkan sebuah dunia di mana "yang kuat menguasai yang lemah".

Baca juga:ย Kanselir Jerman: Putin Tidak Melihat Perang Sebagai Kesalahan

"Apakah kita melihat tak berdaya ketika beberapa (orang) ingin melemparkan kita kembali ke tatanan dunia di mana perang menjadi cara biasa dalam politik? Negara-negara merdeka harus bergabung dengan tetangga mereka yang lebih kuat atau penguasa kolonial? Kemakmuran dan hak asasi manusia menjadi keistimewaan bagi sedikit orang yang beruntung?" lanjutnya.

Baca juga:ย Kanselir Jerman Tuding Putin Takut 'Percikan Demokrasi' Menyebar di Rusia

"Atau apakah kita mengatur bersama untuk memastikan dunia multipolar abad 21 tetap menjadi dunia yang multilateral? Jawaban saya, sebagai seorang Jerman dan Eropa, adalah: kita harus mengaturnya,โ€ tambahnya.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Menurut dia, untuk meraih hal itu secara lebih baik, belahan bumi selatan perlu lebih banyak dilibatkan dalam urusan-urusan dunia.

Dia menegaskan tanggung jawab lebih besar akan mendatangkan keyakinan yang lebih besar.

Negara-negara sekutu Barat telah bersaing dengan Rusia untuk mendapatkan pengaruh diplomatik sejak Moskow memulai invasi di Ukraina pada 24 Februari 2022.

Scholz mengumumkan bahwa Berlin akan menjadi tuan rumah konferensi tentang rekonstruksi Ukraina pada 25 Oktober mendatang.

โ€œJerman akan membantu Pemerintah Kiev dengan dana sangat besar untuk membangun kembali negara itu,โ€ ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini