Share

FBI: AS Dakwa 47 Orang yang Mencuri Dana Tunjangan Covid-19 Senilai Nyari Rp4 Triliun

Susi Susanti, Okezone · Rabu 21 September 2022 14:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 18 2672013 fbi-as-dakwa-47-orang-yang-mencuri-dana-tunjangan-covid-19-senilai-nyari-rp4-triliun-qrgDtxXHhv.jpg Ilustrasi pemberian bantuan untuk pandemi Covid-19 di AS (Foto: AP)

NEW YORKBiro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) mengatakan otoritas federal Amerika Serikat (AS), pada Selasa (20/9/2022), mendakwa 47 orang di negara bagian Minnesota karena berkonspirasi dan menjalankan apa yang disebut sebagai skema penipuan terbesar yang memanfaatkan tunjangan pandemi Covid-19.

Para terdakwa ini diketahui mencuri dana sebesar USD250 juta (Rp3,7 triliun) dari program federal yang menyediakan makanan bagi anak-anak keluarga berpenghasilan rendah.

Jaksa mengatakan para terdakwa membentuk perusahaan yang mengaku menawarkan makanan kepada puluhan ribu anak di seluruh Minnesota, kemudian meminta penggantian untuk makanan tersebut melalui program nutrisi makanan dari Departemen Pertanian AS.

Baca juga: Biden: Pandemi Covid-19 di AS Telah Berakhir

Jaksa menjelaskan para terdakwa hanya menyediakan sedikit makanan bagi anak-anak keluarga tidak mampu itu, dan menggunakan uang yang mereka peroleh untuk membeli mobil dan sejumlah properti mewah, serta perhiasan.

Baca juga: WHO Sebut Akhir Pandemi Mulai Terlihat, Kemenkes Soroti Kepatuhan Prokes dan Cakupan Vaksin Booster Indonesia 

“USD250 juta (Rp3,7 triliun) ini baru tahap awal, penyelidikan kami masih terus berlanjut,” terang jaksa di Minnesota, Andy Luger, dikutip VOA.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Banyak perusahaan yang mengaku menawarkan bantuan pemberian makanan itu disponsori oleh organisasi nirlaba “Feeding Our Future,” yang mengajukan klaim penggantian biaya dari sejumlah perusahaan tersebut. Pendiri dan direktur eksekutif “Feeding Our Future,” Aimee Bock, termasuk diantara mereka yang didakwa.

Pihak berwenang mengatakan Aimee dan sejumlah orang lain di organisasinya telah mengajukan klaim palsu untuk penggantian biaya yang tidak semestinya dan menerima suap.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini