Share

5 Hacker Indonesia yang Paling Ditakuti Dunia, Ada yang Membobol Nyaris 5.000 Situs

Risa Maharani Putri, MNC Portal · Rabu 21 September 2022 15:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 18 2672096 5-hacker-indonesia-yang-paling-ditakuti-dunia-ada-yang-membobol-nyaris-5-000-situs-70ov6Eb2hT.jpg Ilustrasi peretasan (Foto: The Winners Club)

JAKARTA - Jika mendengar kata hacker atau peretas, biasanya yang terlintas adalah aksi peretasannya yang dilakukannya dan merugikan orang lain. Di Indonesia ada beberapa peretas yang ditakuti dunia karena kemampuan dan aksinya. Mereka bahkan berhasil meretas situs-situs besar miliki luar negeri dan meraup untung yang cukup fantastis.

Beberapa di antaranya pun masih berusia belasan tahun. Berkat keahlian yang dimilikinya, ada pula hacker yang ditawari pekerjaan bergaji puluhan juta. Berikut deretan hacker Indonesia yang paling ditakuti dunia.

1. Putra Aji

Putra Aji berhasil meretas situs Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA pada tahun 2019 lalu. Bocah jenius kelahiran 1 Februari 2004 ini berhasil meretas situs NASA saat dirinya berusia 15 tahun. Ia mengaku tidak pernah mempelajari ilmu informatika secara formal. Putra menekuni bidang ini secara otodidak, mencari sumber dari internet, dan bergabung dengan komunitas white hat hacker.

NASA, yang sedang mengadakan sayembara, berhasil diretas situsnya oleh Putra. Sejak aksinya itu viral, Putra mendapat panggilan ke beberapa perusahaan untuk menjaga keamanan siber. Bahkan salah satu proyek yang ia jalani bernilai hingga puluhan juta rupiah. Saat ini dirinya telah dipercaya oleh empat perusahaan besar untuk mengelola keamanan agar mencegah terjadinya kebocoran data.

Putra Aji juga merupakan Founder dan CEO dari Sibertrenid. Sibertrenid merupakan perusahaan yang melatih kemampuan seseorang untuk menjadi peretas. Tujuan Putra mendirikan perusahaan tersebut yakni untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia terhadap keamanan siber. Ia menganggap Indonesia masih kurang dalam dunia keamanan siber.

2. Jim Geovedi

Jim Geovedi adalah peretas asal Indonesia yang juga ditakuti dunia. Jim ahli dalam bidang keamanan teknologi informasi yang fokus pada telekomunikasi dan satelit. Ia lahir pada 28 Juni 1979. Pria yang memiliki keahlian membobol satelit ini pernah meretas satelit China, memanipulasi data keuangan, hingga mengambil akses mengontrol traffic Indonesia.

Tidak hanya meretas sistem satelit, Jim juga dapat mengubah arah satelit atau mengontrol satelit sesuai keinginan. Karena keahliannya itu, Jim Geovedi malah ditarik untuk bekerja di keamanan siber yang berada di London.

3. Sultan Haikal

Sultan Haikal adalah peretas yang baru saja direkrut Polri. Ia merupakan peretas 4.600 situs. Sultan bukannya lulusan dari sekolah IT, dirinya bahkan tidak lulus SMP. Akan tetapi keahlian meretasnya tidak bisa dipandang sebelah mata. Lelaki kelahiran tahun 1998 ini sudah meretas banyak website dan menghasilkan uang hingga miliaran rupiah.

Beberapa website besar yang pernah ia retas antara lain tiket.com, PT Global Network, dan situs milik Polri. Bahkan agen perjalanan mengalami kerugian mencapai Rp4,12 miliar akibat aksi peretasan yang dilakukan Sultan. Sementara Sultan mendapatkan untung sebesar Rp 1,9 miliar. Uang hasil meretasnya itu dibelikan barang-barang elektronik.

4. Bio666x Alias Yogi Nugraha

Yogi Nugraha adalah peretas asal Indonesia yang berhasil membuat heboh negeri tetangga, Malaysia. Pasalnya, Yogi mematikan jaringan internet Malaysia. Tidak hanya Malaysia, Singapura pun pernah menjadi korban aksinya. Yogi meretas berbagai data penting milik militer Singapura. Pria yang masih berusia 20 tahun ini juga sempat menjadi pejuang Tanah Air karena melawan arogansi Australia beberapa tahun lalu.

Yogi melakukan defacing sekitar 1.700 web dan blog dari Australia dalam waktu dua hari. Ia tidak pernah belajar meretas secara formal, melainkan secara otodidak dengan bersumber hanya dari Google.

5. Anggi

Anggi merupakan peretas asal Pekanbaru, Riau yang berhasil membobol akun Coinbase warga AS. Atas aksinya itu, Anggi ditetapkan sebagai buronan oleh Biro Investigasi Federal (FBI). Kemudian Polri berhasil menangkap anggi pada 11 Maret 2022 di kota asalnya. Anggi diketahui mencoba meretas akun Coinbase Amerika dengan menggunakan metode phising. Pria berusia 25 tahun itu berhasil meraih keuntungan hingga belasan miliar uang digital.

Anggi mulai mendaftar secara online melalui aplikasi Indodex yang dapat diunduh di Appstore pada tahun 2021 lalu. Ia mengaku mempelajari peretasan melalui YouTube. Dengan keahliannya, ia dapat memancing korban melalui aplikasi tersebut. Kemudian, korban berhasil dikelabui dengan trik yang dibuat Anggi. Anggi dikabarkan meraup keuntungan hingga Rp16,5 miliar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini