Share

Daftar Negara Maju dan Berkembang di Asia Serta Karakteristiknya

Nadilla Syabriya, Okezone · Rabu 21 September 2022 16:34 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 18 2672154 daftar-negara-maju-dan-berkembang-di-asia-serta-karakteristiknya-qcNEdvXrb6.jpg Singapura adalah salah satu negara maju di Asia. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Asia termasuk salah satu benua terbesar dari lima benua yang ada di bumi dalam hal luas dan populasi. Benua ini memiliki luas sekitar 49,7 juta km² (19.189.277 mil persegi), yang setara dengan sekitar 30 persen dari total luas daratan Bumi.

Seperti benua lainnya, Asia terdapat dua kategori negara yaitu negara maju dan berkembang. Istilah negara maju dan negara berkembang banyak disebutkan untuk menggolongkan negara berdasarkan kondisi sosial ekonominya.

BACA JUGA: Indonesia Jadi Negara Maju 2045, Menkop: Kita Punya Potensi ke Sana

Untuk mengetahui lebih jauh, berikut adalah karakteristik negara maju dan berkembang beserta daftar negaranya. Yuk simak!

Karakteristik Negara Maju

Melansir dari Ensiklopedia, negara maju ditujukan bagi negara-negara yang dinilai mampu mencapai target dalam setiap pembangunan yang dilakukan. Selain itu, tingkat kemakmuran negara maju sangat tinggi yang dapat mensejahterakan warganya. Adapun di benua Asia sendiri negara yang tergolong negara maju, yaitu Singapura, Jepang, Korea Selatan, Israel, Taiwan, Macau, dan Hongkong.

Berikut adalah karakteristiknya mengutip dari https://www.rprogreso.com/:

BACA JUGA: Erick Thohir: Kunci Utama Indonesia Maju adalah Ekonomi Merata

1. Pendapatan perkapita tinggi

Negara maju memiliki pendapatan perkapita yang tinggi setiap tahunnya. Dengan memiliki pendapatan perkapita yang tinggi, nilai ekonomi negara akan terdongkrak. Dengan demikian, jumlah kemiskinan dapat diatasi.

2. Keamanan terjamin

Tingkat keamanan negara maju lebih terjamin dibandingkan dengan negara berkembang. Ini juga merupakan efek samping dari kecanggihan teknologi di negara maju. Dengan teknologi yang canggih, fasilitas keamanan dan teknologi persenjataan juga berkembang menjadi lebih baik.

3. Fasilitas kesehatan memadai

Selain terjaminnya keamanan, kesehatan di negara maju juga terjamin. Hal ini ditandai dengan berbagai fasilitas kesehatan yang memadai, seperti rumah sakit dan tenaga medis yang terlatih dan handal. Dengan demikian, angka kematian di negara maju dapat ditekan dan angka harapan hidup penduduk bisa tinggi. Selain itu, dengan fasilitas kesehatan yang memadai, perkembangan penduduk di negara maju juga dapat dikendalikan.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

4. Tingkat pengangguran rendah

Di negara maju, tingkat pengangguran relatif kecil karena setiap warga negara bisa mendapatkan pekerjaan.

5. Ahli dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi

Penduduk negara maju cenderung menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi dari mana produk baru yang bermanfaat seperti lampu gantung industri diperkenalkan ke pasar. Oleh karena itu, dalam kehidupan sehari-hari mereka juga telah menggunakan teknologi canggih dan alat-alat modern untuk memudahkan kehidupan mereka sehari-hari.

Sedangkan negara berkembang merupakan sebutan untuk negara-negara yang dinilai masih dalam taraf menengah dalam mensejahterakan warganya.

Karakteristik Negara Berkembang

Sedangkan negara berkembang adalah negara dengan pendapatan rata-rata masih relatif rendah, indeks perkembangan manusia tercatat di bawah standar normal global, dan infrastruktur yang masih relatif berkembang atau belum maksimal. Negara berkembang di Asia, yaitu Afghanistan, Arab Saudi, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Bangladesh, Brunei Darussalam, Bhutan, China, Filipina, India, Indonesia, Irak, Iran, Kamboja Kazakhstan, Kirgiztan, Kiribati, Kuwait, Laos, Lebanon, Maladewa, Malaysia, Micronesia, Mongolia, Myanmar, Nepal, Oman, Pakistan, Papua Nugini, Qatar, Sri Lanka, Suriah, Thailand, Timor Leste, Turkmenistan, Uni Emirat Arab (UEA), Uzbekistan, Vietnam, Yaman, dan Yordania.

1. Pendapat perkapita rendah

Pendapatan tahunan di negara berkembang tidak setinggi di negara maju karena tingkat pengangguran yang tinggi.

2. Pertumbuhan penduduk tinggi

Negara berkembang memiliki rata-rata penduduk yang sangat besar dibandingkan dengan negara maju karena perkembangan penduduk yang tidak terkendali. Hal ini juga akibat dari minimnya fasilitas pendidikan dan kesehatan.

3. Fasilitas kesehatan tidak memadai

Fasilitas kesehatan di negara berkembang juga relatif minim. Kurangnya fasilitas kesehatan yang layak membuat penduduk di negara berkembang lebih rentan terhadap penyakit. Oleh karena itu, angka kematian di negara berkembang juga lebih besar daripada angka kematian di negara maju, yang kemudian berakibat pada rendahnya angka harapan hidup.

4. Tingkat pengangguran tinggi

Di negara berkembang, tingkat pengangguran masih relatif tinggi karena lowongan pekerjaan yang tersedia tidak merata. Selain itu, tingkat pendidikan yang tidak merata juga menjadi salah satu faktor penyebab tingginya angka pengangguran.

5. Impor lebih tinggi dibanding ekspor

Akibat rendahnya pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya manusia di negara berkembang, negara berkembang lebih sering membeli barang dari luar negeri.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini