Share

Ladang Ganja Seluas 2 Hektare di Aceh Besar Dimusnahkan!

Angga Rosa AD, Koran Sindo · Rabu 21 September 2022 04:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 21 340 2671648 ladang-ganja-seluas-2-hektare-di-aceh-besar-dimusnahkan-X9YQ41O8Su.jpg Ladang ganja di Aceh dimusnahkan (Foto: Angga Rosa)

ACEH - Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) menemukan ladang ganja siap panen seluas 2 hektare di Desa Pulo, Mukim Lamteuba, Kecamatan Seulimum, Aceh Besar. Ganja siap panen itu pun dimusnahkan. 

BNN bersama Polda Aceh, Brimob, Kodim, Satpol PP, Bea Cukai, Kejaksaan Tinggi, Dinas Kehutanan, Dinas Pertanian serta BNN Provinsi Aceh melakukan pemusnahan pada 19 September 2022.

Sebanyak 107 personel tim gabungan termasuk personel dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Badan Invormasi Geospasial (BIG) dikerahkan untuk memusnahkan ladang ganja yang berada di ketinggian 839 MDPL itu.

Pemusnahan dipimpin langsung oleh Direktur Narkotika Deputi Bidang pemberantasan BNN Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan. Untuk menuju lokasi ladang, tim menyusuri lahan yang jaraknya sejauh 6 kilometer dari pemukiman warga. Total tanaman ganja yang berhasil dibabat mencapai 20.000 batang dengan tinggi tanaman ganja berkisar 200 sentimeter.

"Berat tanaman ganja yang dimusnahkan diperkirakan mencapai 10 ton," kata Roy Hardi dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Selasa (20/9/2022).

 BACA JUGA:Polisi Buru Bandar yang Perintahkan Kurir Sayur untuk Antar Ratusan Kilo Ganja ke Jakarta

Keterlibatan BRIN dan BIG dalam pemusnahan tersebut menjadi bentuk dari sinergitas BNN terhadap upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Indonesia. Sementara Upaya yang tengah dilakukan BNN ini sesuai dengan Pasal 111 Ayat (2) Undang - Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman terhadap pelaku berupa hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup.

"Kami berharap, dengan adanya pemusnahan ladang ganja ini, masyarakat semakin peduli terhadap aturan perundang-undangan yang melarang dengan tegas kepemilikan, penanaman serta peredaran gelap tanaman ganja di Indonesia," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini