Share

Presiden Ukraina Curahkan Isi Hati di Majelis Umum PBB, Disambut Tepuk Tangan Berdiri nan Meriah

Susi Susanti, Okezone · Kamis 22 September 2022 12:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 18 2672662 presiden-ukraina-curahkan-isi-hati-di-majelis-umum-pbb-disambut-tepuk-tangan-berdiri-nan-meriah-uvlXFVfRaU.jpg Para peserta Sidang Majelis Umum PBB memberikan tepuk tangan berdiri atau standing ovation untuk pidato Presiden Ukraina (Foto: Reuters)

NEW YORK – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberikan pidato melalui rekaman video di depan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (MU PBB) di New York.

Zelensky terlihat mengenakan kaos hijau dan berbicara tentang perang yang masih terus berlanjut di negaranya. Dia berterima kasih kepada 101 negara di PBB yang memilih untuk mengizinkannya berpidato di depan majelis dalam sebuah video daripada tampil langsung di sidang tersebut.

Dalam sambutannya, Zelensky menuduh Rusia menyebabkan "turbulensi bencana" dengan "perang ilegalnya".

Dalam pidato itu, dia juga mengecam tujuh negara termasuk Rusia yang memilih menentang penampilan videonya, dan mengkritik negara-negara yang tetap netral selama konflik.

Baca juga: Presiden Ukraina Minta Hukuman yang Adil untuk Rusia, Bentuk Pengadilan Perang dan Rinci Kejahatan Perang Putin

Dikutip BBC, pidatonya ini mendapat tepuk tangan meriah dari banyak peserta sesi. Para peserta pun melakukan standing ovation atau tepuk tangan berdiri.

Baca juga: Biden Kecam Ancaman Nuklir Putin, Desak Sekutu PBB Lawan Perang Rusia-Ukraina

Pada kesempatan itu, Zelensky mengeluarkan semua curahan hatinya. Termasuk keinginannya agar Rusia mendapat "hukuman yang adil" atas invasinya ke Ukraina. Kata "hukuman" muncul sekitar 15 kali dalam pidato Zelensky, dan merupakan yang pertama dari lima syarat perdamaian yang tidak dapat dinegosiasikan.

Dia juga menyerukan pembentukan pengadilan perang khusus dan merinci dugaan kejahatan perang yang dilakukan Rusia.

Zelensky mengatakan pembentukan pengadilan khusus akan membantu meminta pertanggungjawaban Moskow karena mencuri wilayah dan membunuh ribuan orang.

Zelensky merinci tuduhan kejahatan perang di kota itu, termasuk terhadap satu orang yang dikatakan telah dikebiri dan dibunuh.

Dia menegaskan Rusia harus menghadapi konsekuensi atas agresinya, melalui sanksi lebih lanjut dan dengan mencopot peran kuat Moskow sebagai anggota tetap Dewan Keamanan.

Dia juga menetapkan "formula" perdamaian, termasuk lebih banyak dukungan militer dan untuk menghukum Rusia di panggung dunia.

Dia juga menyerukan agar kehidupan Ukraina dilindungi, dan perbatasan negara yang diakui secara internasional harus dihormati.

Sebagai syarat keempat dan kelima, ia menyerukan jaminan keamanan baru untuk Kyiv, dan agar dunia bersatu dalam menyerukan agresi bersenjata Moskow.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini