Share

Putin Mobilisasi Militer Tambah Pasukan Perang, Para Pemuda Rusia Mulai Merasa Ketakutan

Susi Susanti, Okezone · Kamis 22 September 2022 13:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 18 2672743 putin-mobilisasi-militer-tambah-pasukan-perang-para-pemuda-rusia-mulai-merasa-ketakutan-zaLmHbqlsS.jpg Putin umumkan mobilisasi militer menambah tentara untuk perang di Ukraina (Foto: Reuters)

RUSIA – Perintah mobilisasi militer parsial yang diumumkan Presiden Rusia Vladimir Putin terus memanas dan menjadi perhatian banyak orang. Melalui keputusan ini, Putin akan merekrut sekutar 300.000 tentara cadangan - tetapi bukan wajib militer - untuk mendukung pasukan Rusia yang telah mengalami kekalahan di medan perang baru-baru ini di Ukraina.

Langkah itu dilakukan sehari setelah wilayah pendudukan Ukraina mengumumkan referendum cepat untuk bergabung dengan Rusia.

 beberapa pihak mendukung keputusan Putin ini. Di Rusia, gubernur regional pro-Putin, yang sekarang harus mengorganisir mobilisasi itu, menyuarakan dukungan untuk keputusan tersebut.

Baca juga:  Protes Mobilisasi Militer dan Anti Perang, Rusia Tangkap 1.300 Lebih Pengunjuk Rasa

"Kami tidak akan dilemahkan, terpecah, atau dimusnahkan," kata Gubernur Ulyanovsk Alexei Russkikh. "Wilayah kami, seperti yang lainnya di negara kami, memiliki tugas untuk memobilisasi warga untuk dinas militer,” lanjutnya.

Baca juga: Putin Umumkan Mobilisasi Militer Parsial, Penerbangan Keluar Rusia Langsung Habis Terjual 

Gubernur Chelyabinsk Alexei Teksler mengatakan mobilisasi diperlukan untuk memastikan "kedaulatan, keamanan, dan integritas teritorial" Rusia.

Tetapi para pemuda Rusia mengatakan kepada BBC tentang ketakutan mereka tentang mobilisasi itu.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

"Saya berharap itu tidak akan pernah terjadi,” terang Matvey di St Petersburg.

"Sekarang jelas bahwa Putin tidak akan mundur dan dia akan melanjutkan pertarungan bodohnya kepada warga Rusia terakhir,” lanjutnya.

"Saya seharusnya tidak direkrut selama langkah mobilisasi ini, tetapi tidak ada jaminan bahwa keadaan tidak akan menjadi lebih buruk,” ujarnya.

Ketakutan yang sama dirasakan Evgeny, warga Rusia berusia 31 tahun yang tinggal di Inggris.

"Semua orang benar-benar takut, setiap orang mengirimkan informasi yang berbeda tentang mobilisasi. Sangat sulit untuk mengetahui apa yang benar dan apa yang tidak. Tidak ada yang mempercayai pemerintah,” terangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini