Share

3 Negara Persemakmuran Inggris yang Ingin Lepas Paska Kematian Ratu Elizabeth II

Rahmi Rizal, Litbang Okezone · Kamis 22 September 2022 17:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 18 2673009 3-negara-persemakmuran-inggris-yang-ingin-lepas-paska-kematian-ratu-elizabeth-ii-GzHYX0XoKk.jpg Ratu Elizabeth II semasa hidup (Foto: Reuters)

JAKARTA - Inggris memiliki setidaknya 56 negara persemakmuran yang dibentuk pada tahun 1926. Usai meninggalnya Ratu Elizabeth II pada 8 September 2022, beberapa negara persemakmuran tersebut ingin keluar dari Monarki Inggris. Berikut adalah 3 negara persemakmuran Inggris yang ingin lepas dilansir dari berbagai sumber.

Baca juga: Tanpa Ratu Elizabeth II, Persemakmuran Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti 

1. Jamaika

Jamaika ingin memutuskan hubungan dan keluar dari monarki kerajaan Inggris. Hal tersebut disampaikan oleh PM (Perdana Menteri) Jamaika, Andrew Holness pada 23 Maret 2022 kepada Pangeran William dan istrinya. Hal itu dimaksudkan agar Jamaika bisa menjadi negara mandiri dan maju. Melansir Okezone, Inggris sudah menguasai Jamaika selama 300 tahun lebih. Meskipun sudah merdeka di tahun 1962, namun Jamaika masih masuk dalam negara persemakmuran Inggris. Usai Ratu Elizabeth II meninggal, Jamaika tetap ingin lepas dari Inggris. Jamaika sendiri menjadi permukiman orang-orang Inggris di tahun 1600-an. Setelah ramai oleh orang Inggris, banyak bajak laut asal Port Royal yang membidik lokasi tersebut. mereka berhasil menjarah perak, emas, dan permata serta langsung diboyong ke Port Royal.

Baca juga:  Daftar Negara yang Dipimpin Ratu Elizabeth Sebagai Kepala Negaranya

2. Antigua dan Barbuda

Negara kepulauan di Laut Karibia bagian Timur ini masih menjadi negara persemakmuran Inggris. Gaston Browne, PM Antigua dan Barbuda mengatakan bahwa negaranya berniat melakukan referendum terkait apakah akan menjadi negara republik dan menghilangkan Raja Charles III sebagai kepala negara. Keputusan ini harus dibuat bersama dengan rakyat. Menurut Browne, referendum tersebut bukanlah bentuk protes atau permusuhan dengan monarki Inggris, melainkan upaya guna mencapai negara yang sepenuhnya berdaulat. Antigua dan Barbuda merupakan negara yang kaya akan wisata alam. Tak heran, lokasi-lokasi wisata yang dimilikinya menjadi target banyak wisata asing. Deretan tempat rekreasi di Antigua dan Barbuda contohnya adalah Gua Barbuda, Menara Martello, Benteng Barrington, Museum Antigua dan Barbuda, dan Galangan Kapal Nelson.

3. Saint Vincent dan Grenadine

Saint Vincent dan Grenadine juga merupakan negara di Karibia yang ingin lepas dari persemakmuran Inggris. Negara ini merdeka pada 27 Oktober 1979, namun masih tetap menjadi negara persemakmuran Inggris. Melansir Daily Mail UK, negara tersebut mengusulkan referendum sebelum Ratu Elizabeth II meninggal dunia. Apabila disahkan, maka posisi Ratu atau Raja Inggris di Saint Vincent dan Grenadine akan digantikan oleh seorang presiden yang ditunjuk. Usai kematian Elizabeth II, keinginan tersebut masih bertahan. Selama ini, Saint Vincent dan Grenadine diketahui sebagai destinasi favorit keluarga kerajaan ketika berlibur. Mulai dari Ratu Elizabeth II dan suaminya, Pangeran Philip, Putri Margaret, dan anggota keluarga kerajaan lainnya. Secara keseluruhan, negara pulau ini mempunyai sekitar 32 kepulauan dan hanya 9 yang dihuni. Wisata yang ditawarkan di negara tersebut sebagian besar adalah alam, termasuk menelusuri hutan hujan dan scuba diving.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini