Share

Sadis dan Biadab! Anak Durhaka di Purwakarta Bacok Ibu Kandung 20 Kali hingga Tewas

Agung Bakti Sarasa, Koran Sindo · Kamis 22 September 2022 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 22 525 2672920 sadis-dan-biadab-anak-durhaka-di-purwakarta-bacok-ibu-kandung-20-kali-hingga-tewas-3sgaYJHiwK.jpg Ilustrasi/ Foto: Okezone

BANDUNG - Entah setan apa yang merasuki TS (26) hingga tega menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri, Masitoh (46).

Dalam peristiwa nahas yang terjadi di Kampung Ngenol RT 007 RW 003 Desa Gunung Hejo, Kecamatan D arangdan, Kabupaten Purwakarta, Selasa (20/9/2022), TS diketahui membacok Masitoh sebanyak 20 kali hingga tewas.

 BACA JUGA:Megawati Beri Wejangan ke Kepala Daerah Siang Ini, Ganjar Hadir

"Pengakuan pelaku, dia melakukan pembacokan sebanyak kurang lebih 20 kali," ungkap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, Rabu (29/9/2022).

Menurut Ibrahim, berdasarkan hasil pemeriksaan, TS beralasan kesal kepada ibunya hingga tega melakukan perbuatan sadis dan biadab itu.

"Tersangka kesal kepada korban (ibu kandungnya) karena cerewet sering marah - marah," kata Ibrahim.

 BACA JUGA:Terdengar Tiga Kali Ledakan, Diduga Gudang Penyimpanan BBM Terbakar

Lebih lanjut Ibrahim menjelaskan, meski berdasarkan pemeriksaan pelaku terindikasi mengalami gangguan jiwa, namun pihaknya tetap melakukan proses hukum terhadap pelaku.

Menurutnya, adanya kesalahan pada pelaku harus ditentukan terlebih dahulu kemampuan bertanggung jawab, hubungan kejiwaan serta faktor kesengajaan atau kelalaiannya.

"Untuk mengetahui lebih dalam, maka pelaku harus diperiksa kembali kondisi kejiwaannya, apakah memenuhi kriteria sebagai sakit jiwa," jelasnya.

Diketahui, masyarakat digegerkan kabar peristiwa pembunuhan yang dilakukan TS terhadap ibu kandungnya, Masitoh di Kabupaten Purwakarta, Selasa kemarin.

Masitoh tewas lantaran mengalami luka cukup serius di bagian leher belakang. Dengan luka menganga akibat sabetan senjata tajam dan leher nyaris putus.

Pelaku yang langsung diamankan tak lama setelah insiden berdarah tersebut terjadi langsung menjalani pemeriksaan pihak kepolisian. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku diduga mengalami gangguan jiwa.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo menyatakan, pelaku diketahui menjalani pengobatan atas gangguan jiwa yang dialaminya sejak 2019 lalu.

"Indikasi awal pelaku mengalami ganguan jiwa dan sudah berobat sejak 2019," ujar Ibrahim, Rabu (21/9/2022).

 BACA JUGA:Cium Aroma Kecurangan Pemilu SBY Turun Gunung, Bawaslu: Enggak Masalah!

Berdasarkan hasil pemeriksaan, termasuk keterangan saksi, lanjut Ibrahim, pelaku biasanya melamun jika obatnya habis. Namun, kali ini, pelaku marah hingga tega menghabisi nyawa ibu kandungnya.

"Baru pertama kali ini dia (pelaku) melakukan hal seperti ini, biasanya gak pernah marah-marah, kalau obatnya habis hanya suka bengong dan melamun. Penanganan saat ini oleh Satreskrim Polres Purwakarta," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini