Share

Alasan Jepang Pertama Kali Memilih Mendarat di Tarakan Kalimantan

Alfilya Tri Maulina, Okezone · Jum'at 23 September 2022 17:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 23 18 2673794 alasan-jepang-pertama-kali-memilih-mendarat-di-tarakan-kalimantan-PLMwWaidnE.jpg Museum Perang Dunia II di Tarakan, Kalimantan Utara (Foto: dispar.kaltaraprov.go.id)

JAKARTA - Tarakan adalah kota atau pulau terbesar di Kalimantan Utara, Indonesia. Berdasarkan survei statistik oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan baru berdiri tahun 2012, terdapat 243.769 jiwa.

Tarakan dulunya merupakan daerah penghasil kilang minyak utama dimasa kolonial Belanda. Tarakan mengutamakan kepentingan strategis yang besar selama perang Asia-Pasifik. Hal ini pula sepertinya yang membuat bahan pertimbangan Jepang  menjadikan Tarakan sebagai target utama dan akhirnya memutuskan mendarat di sana.

Tarakan diketahui menghasilkan lebih dari lima juta barel per-tahun. Minyak yang diproduksi di Tarakan memiliki basis parafin, bukan basis biasa. Ladang minyak Tarakan penghasil minyak mentah yang ringan dengan asam titik tuang yang rendah. Pada 1940 pulau ini memiliki kilang minyak dengan sebanyak empat dermaga untuk memuat minyak. Tarakan termasuk tempat pemrosesan minyak terbesar di Hindia Timur.

Baca juga: Gempa M3,5 Guncang Tarakan Kalimantan Utara

Dikutip Wikipedia, pada Perang Dunia II tahun 1945 sebelum pertempuran Tarakan. Jepang mengatakan bahwa cadangan minyak mentah di California akan habis dalam waktu kurang dari dua tahun pada tingkat konsumsi. Dan saat itu Amerika Serikat dan Inggris menghentikan ekspor minyak ke Jepang pada Juli 1941.

Baca juga: Jejak Sejarah Perang Dunia II di Tarakan, Kota yang Ditarget Penjajah

Jepang mulai bermusuhan dengan Amerika Serikat dan Inggris namun Jepang memiliki alternatif lain yaitu merebut sumber minyak bumi di Hindia Timur tepatnya di Tarakan.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Pada 11 Januari 1942, pasukan Jepang mendarat di Tarakan kemudian menyabotase seluruh kilang minyak sebelum menyerah. Jepang merebut ladang minyak di kota Miri, Malaysia dan merebut ladang minyak di Balikpapan,Indonesia pada Januari. Kemudian Sumatera pada Februari dan Pulau Jawa pada Maret.

Tarakan menjadi landasan udara pertama yang strategis untuk meluncurkan serangan. Penduduk Tarakan menderita akibat Jepang banyak warga Tarakan yang kurang gizi karena tidak cukupnya bahan pangan.Selain merebut kilang minyak Jepang juga melalukan kerja paksa untuk 300 wanita.

Jepang tidak cukup memiliki kapal tanker untuk mengangkut banyaknya minyak di Tarakan. Sebelum akhirnya revolusi Indonesia pada akhir 1940-an . Kapal tanker Jepang meninggalkan Tarakan pada Juli 1944. Melalui bom serangan sekutu yang merusak fasilitas di ladang minyak. Berkat grup Brigade ke-26 veteran Australia mengakhiri kependudukan Jepang dengan pertempuran Tarakan kedua Juni 1945 menjelang Indonesia Merdeka.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini