Share

15 Rumah di Banjarwangi Garut Terancam Longsor, Sebagian Warga Mengungsi

Fani Ferdiansyah, Koran Sindo · Sabtu 24 September 2022 01:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 23 525 2673915 15-rumah-di-banjarwangi-garut-terancam-longsor-sebagian-warga-mengungsi-bc3QlcAA0P.jpg Longsor Garut (Foto: ist)

GARUT -  Peristiwa longsor di Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, mengancam permukiman warga lainnya. Sebanyak 15 rumah warga di Kampung Cipicung, Desa Jayabakti, Kecamatan Banjarwangi terancam terbawa longsor.

Kasi Trantibum Kecamatan Banjarwangi, Dangdang, menjelaskan longsor di wilayah itu memiliki lebar 74 meter dan panjang 100 meter. Ia mengungkapkan longsor tersebut terjadi pada Kamis (22/9/2022) malam, sekira pukul 23.00 WIB.

"Longsor dipicu oleh tingginya curah hujan," kata Dangdang, Jumat (23/9/2022).

Berdasarkan pengecekan ke lokasi, bangunan fasilitas umum di kawasan itu pun turut terancam. Fasilitas umum yang terancam ini adalah satu posyandu dan satu musala.

"Dari pengecekan, posyandu dan musala memang dekat di sekitar lokasi itu," ujarnya.

Baca juga: Longsor Landa Garut Selatan, Sejumlah Ruas Jalan Terputus

Menurutnya, longsor di Kampung Cipicung ini bermula dari retakan tanah. "Dipicu oleh curah hujan yang tinggi, retakan tanah yang terjadi berubah menjadi longsor," ucap Dangdang.

Baca juga: Longsor Batu Galian di Aceh Besar, 2 Pekerja Jadi Korban Meninggal Dunia

Ia menyebut bahwa enam dari 15 rumah warga telah dikosongkan untuk menghindari korban jiwa jika bencana longsor susulan terjadi. Warga yang menghuni enam rumah itu telah mengungsi ke rumah kerabat.

"Warga mengaku cemas jika di malam hari terjadi hujan. Untuk jaga-jaga, mereka sudah diungsikan ke rumah saudaranya," tuturnya.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor di Kecamatan Banjarwangi ini. Namun demikian, lahan sawah, kebun dan kolam milik warga rusak akibat longsor.

"Untuk langkah penanganan, kami melakukan pengecekan ulang dan mendatangi TKP. Berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa setempat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), termasuk melaporkan kepada pimpinan," kata Dangdang.

Ia pun mengimbau kepada warga di Kampung Cipicung agar meningkatkan kewaspadaan, serta berhati-hati dalam menghadapi musim penghujan. "Forkomincam dalam hal ini terus mengimbau pada masyarakat apabila terdapat kejadian serupa ataupun lainnya untuk segera melapor ke pemerintahan setempat," pungkasnya. Fani Ferdiansyah

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini