Share

4 Kisah Mencengangkan Pangeran dan Putri yang Keluar dari Anggota Kerajaan

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Minggu 25 September 2022 06:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 24 18 2674209 4-kisah-mencengangkan-pangeran-dan-putri-yang-keluar-dari-anggota-kerajaan-vILplmifec.jpg Foto: townandcountrymag

MENJADI keluarga kerajaan adalah impian banyak orang. Anggapan itu tidak berlaku bagi beberapa putri dan pangeran kerajaan. Mereka justru memilih untuk keluar dari anggota kerajaan dan melepas status bangsawannya. Berikut informasi lengkapnya.

 (Baca juga: Raja Charles Pertimbangkan Ubah UU Kerajaan, Pangeran Harry dan Andrew Terancam Dicopot)

1. Pangeran Harry

Pangeran Harry memutuskan untuk keluar dari kerajaan Inggris pada Januari 2020. Bersama dengan sang istri, Meghan Markle, Harry tak lagi menyandang status sebagai anggota senior keluarga kerajaan Inggris karena ingin menikmati kebebasan. Meskipun begitu, Harry masih tetap berada di garis suksesi pewaris takhta kerajaan Inggris.

Putra bungsu Raja Charles III dan Putri Diana itu kemudian merencanakan pindah ke Amerika Utara. Keputusan Harry dan Meghan ini rupanya dilakukan sepihak, tanpa adanya diskusi dengan keluarga kerajaan. Hal tersebut tentunya membuat pihak kerajaan marah dan kecewa. Bahkan, mendiang Ratu Elizabeth II juga dikabarkan kecewa.

2. Putri Mako

Putri Mako adalah cucu tertua Kaisar Jepang Akihito yang mengundurkan diri dari keluarga kekaisaran pada 2018. Mako resmi menyandang status sebagai warga biasa setelah menikah dengan tunangannya, Kei Kumoro. Pertemuan keduanya terjadi di Tokyo International Christian University, kala tengah mengenyam pendidikan. Meskipun demikian, keluarga kekaisaran mengaku telah menerima keputusan tersebut dan menyambut Kumoro dengan tangan terbuka. Usai menikah, Mako dan Kumoro pindah ke Amerika Serikat untuk bekerja serta menjalani kehidupan normal.

 

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

3. Putri Ayako

Selain Putri Mako, anggota kekaisaran Jepang lain yang juga melepas gelar ningratnya adalah Putri Ayako. Hal itu dilakukan setelah dirinya menikah dengan pria yang tidak memiliki gelar bangsawan bernama Kei Moruya, pada Oktober 2018 di Tokyo.

Sebelum menikah dan keluar dari keluarga kerajaan, Ayako juga sudah memiliki modal kuat. Dirinya berkuliah di Universitas Internasional Josai dan mendapatkan gelar master kesejahteraan sosial. Dengan begini, bukan hal sulit bagi Ayako untuk mendapat pekerjaan setelah keluar dari keluarga kerajaan.

4. Putri Ubolratana

Selanjutnya, ada nama Putri Ubolratana dari Thailand yang juga rela melepaskan gelar kebangsawanannya. Ia melakukan hal itu usai menikah dengan seorang warga Amerika Serikat bernama Peter Ladd Jensen di tahun 1972.

Namun, pernikahan keduanya hancur di tahun 2001 dan berakhir dengan perceraian. Meskipun sudah resmi berpisah, perempuan kelahiran Swiss 5 April 1951 ini tidak bisa menggunakan kembali status kebangsawanannya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini