Share

Pria Pemalak Dua Siswa SDN di Malang Dikenakan Wajib Lapor Oleh Polisi

Avirista Midaada, Okezone · Sabtu 24 September 2022 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 24 519 2673963 pria-pemalak-dua-siswa-sdn-di-malang-dikenakan-wajib-lapor-oleh-polisi-hiwWh5YNuP.jpg Pelaku pemalakan pelajar di Kota Malang (Foto: tangkapan layar)

KOTA MALANG - Polisi telah menemukan pria pemalak dua pelajar sekolah dasar negeri (SDN) saat naik angkutan kota (angkot) di Kota Malang. Diketahui petugas kepolisian dari Polsek Blimbing akhirnya mendatangi sekolah tempat dua pelajar yang menjadi korban pemalakan di angkot.

Dari informasi yang dihimpun, pria pemalak ini bernama Suryo Suryanto (59) warga Jalan Teluk Mandar, Arjosari, Kota Malang. Kepolisian sendiri telah mengidentifikasi dan mengamankannya, pascaunggahan video yang viral beredar di media sosial.

Kapolsek Blimbing Kompol Yanuar Rizal Ardianto membenarkan, informasi yang diterima dari video yang viral di media sosial tersebut. Dari video itu anggotanya telah mengidentifikasi di lapangan dengan mendatangi sekolah korban pemalakan.

"Berdasarkan laporan dari masyarakat terkait video yang viral maka kami tindak lanjuti," ucap Rizal dikonfirmasi awak media, pada Jumat (23/9/2022).

Baca juga: Viral Dua Siswa SDN di Kota Malang Dipalak Saat Naik Angkot

Saat dimintai keterangan di Mapolsek Blimbing, pria tersebut mengaku uang hasil pemalakan digunakan untuk minum kopi. Tak hanya itu, antara korban dan terduga pelaku ini diketahui sudah saling mengenal sebelumnya.

Baca juga:Viral Bule Telanjang Mandi Hujan, Berguling di Genangan Jadi Tontonan

"Pelakunya meminta maaf, semua pihak sepakat menyelesaikannya secara kekeluargaan yang disaksikan oleh Bhabinkamtibmas Polowijen dan perangkat SD dengan membuat surat pernyataan. Yang bersangkutan dikenakan wajib lapor dua kali seminggu ke Polsek Blimbing," tuturnya.

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Pascaperistiwa itu pihak sekolah disebut akan memperketat penjagaan anak-anak yang naik angkot. Hal ini mengantisipasi kejadian serupa bakal terulang di lain waktu.

Sebelumnya diberitakan dua pelajar SDN di Kota Malang menjadi korban pemalakan saat tengah berada di dalam angkot. Diketahui aksi pemalakan dilakukan oleh makelar pencari penumpang yang diketahui berada di bawah Jembatan Flyover Arjosari, atau di depan kantor Pengadilan Negeri (PN) Malang.

Berdasarkan keterangan dari pengunggah video yang juga guru kedua korban kejadian tersebut berlangsung pada Senin 19 September 2022 sekitar pukul 13.30 WIB sepulang sekolah. Saat itu KAN (12) dan AWW (11) tengah menaiki angkot jurusan AG (Arjosari - Gadang).

Tetapi saat KAN menghitung uang untuk membayar angkotnya saat turun tiba-tiba uang Rp 4.000 itu diambil oleh pria berambut putih, yang berprofesi sebagai makelar pencari penumpang. Tak hanya itu, pria itu juga diketahui bakal mengambil uang Rp 37.000 milik AWW yang ada di belakang cashing handphone.

Tapi ia buru-buru memasukkan handphone ke dalam saku. Saat kejadian hanya ada tiga orang yakni kedua pelajar SD dan seorang pria terduga pelaku itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini