Share

Sempat Padam, Api Kembali Berkobar di Kawasan Hutan Taman Nasional Gunung Ciremai

Yudi R Sudirman, MNC Portal · Selasa 27 September 2022 11:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 27 525 2675743 sempat-padam-api-kembali-berkobar-di-kawasan-hutan-taman-nasional-gunung-ciremai-tUS5FOZDlE.jpg Kawasan hutan TNGC terbakar. (Foto: TNGC)

KUNINGAN – Api kebakaran kembali berkobar melanda kurang lebih 15,53 Ha bagian utara wilayah hutan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) atau di sekitar Blok Cileutik. Padahal, api sempat dinyatakan padam sekitar pukul 19.30 WIB, Minggu 25 September 2022.

Api kembali membesar seiring tiupan angin kencang di sekitar Blok Cileutik, Manguntapa, Jalan Maling, Tegal Bodas, Situmpuk, dan Blok Penyok Rama, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, pada Senin 26 September 2022.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuningan Indra Bayu Permana mengatakan, jumlah luas lahan yang terdampak dalam peristiwa kebakaran kawasan hutan Taman Nasional Gunung Ciremai dari tanggal 25 hingga 26 September 2022 tersebut mencapai kurang lebih 48,53 Ha.

Indra menjelaskan, kembali terbakarnya hutan gunung tertinggi di Jawa Barat pada Senin (26/9/2022) itu pertama kali diketahui pada pukul 10.50 WIB. Hal itu diketahui dari kepulan asap cukup tebal yang terlihat di Blok Tegal Bodas, kemudian meluas ke arah selatan dan ke arah bawah.

 Baca juga: Bom Berbobot 35 Kg Ditemukan di Gunung Ciremai, Ini Kata Pengelola TNGC

Tim gabungan sebanyak 150 personel yang terdiri dari BTNGC, TNI, Polri, BPBD, MPA Gunung Ciremai, relawan, dan masyarakat kembali turun untuk melakukan upaya pemadaman. Peralatan yang digunakan seperti jet shoter, selang/pipa air dan peralatan lainnya yang ada di Blok Tegal Bodas dan Mangun Tapa.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

“Titik api berhasil dipadamkan pada Senin (26/9/2022), sekitar pukul 21.00 WIB. Dan operasi pemadaman untuk sementara diberhentikan pada pukul 22.00 WIB,” kata Indra, Selasa (27/9/2022).

Untuk mengantisipasi kejadian kebakaran susulan, lanjut Indra, Selasa (27/9/2022), tim gabungan melakukan penyisiran dan pendinginan bara api di seluruh area bekas kebakaran dan sekitarnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini