Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

272 Warga Bojonegoro Terjangkit DBD, 2 Diantaranya Meninggal

Dedi Mahdi , Jurnalis-Jum'at, 30 September 2022 |14:38 WIB
272 Warga Bojonegoro Terjangkit DBD, 2 Diantaranya Meninggal
Illustrasi (foto: Okezone)
A
A
A

BOJONEGORO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mencatat selama Januari hingga Agustus tahun 2022 ini, tercatat ada 272 warga yang terjangkit demam berdarah dengue (DBD), dari jumlah tersebut 2 diantaranya meninggal dunia, sedangkan data bulan September ini masih dalam tahap rekapitulasi.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bojonegoro, dr Whenny Dyah Prajanti menghimbau, agar masyarakat terus waspada, karena serangan nyamuk aedes aegypti ini sebenarnya tidak mengenal musim, selama masih ada sarangnya seperti lingkungan yang tidak bersih atau ada endapan air, disitu berpotensi nyamuk berkembang biak.

“Rata-rata yang terserang merupakan anak-anak, atau usia 8 – 15 tahun,” ungkapnya, jumat (30/9/2022).

 BACA JUGA:Musim Hujan, Kasus DBD di Tangsel Melonjak

Selain menghimbau masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan, untuk menekan serangan nyamuk tersebut, Dinkes Bojonegoro juga mengerahkan petugas juru pemantau jentik (Jumantik), kader jumantik tiap desa meminta agar setiap keluarga ada 1 orang jumantik.

Tidak hanya mengerahkan kader jumantik, petugas juga melakukan upaya fogging (pengasapan) di sejumlah lokasi yang terdapat warga terjangkit DBD, seperti di Desa Kauman Kecamatan Kota Bojonegoro.

 BACA JUGA:Peralihan Musim, Kasus DBD Meningkat hingga 87.501

“Kemarin baru ada anak usia 5 tahun yang meninggal, setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit akibat DBD,” kata Hutomo salah satu warga Kauman.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement