Share

Kapal Layar Al Mubarok Hilang Kontak 3 Hari di Pangkep

Udin Syahruddin, iNews · Sabtu 01 Oktober 2022 14:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 01 609 2678730 kapal-layar-al-mubarok-hilang-kontak-3-hari-di-pangkep-lNHtpG4gDC.jpg Ilustrasi (Foto : Istimewa)

PANGKEP - Sebuah Kapal Layar Motor (KLM) Al Mubarok yang berlayar dari pulau Sapuka Kabupaten Pangkep menuju Pelabuhan Paotere Makassar pada Rabu 28 September 2022, sekira pukul 13.00 Wita dilaporkan hilang kontak.

Kapal tersebut sedianya sudah bersandar di Pelabuhan Paotere pada Kamis 29 September 2022 sekitar pukul 09.00 Wita, pagi. Namun hingga kini kapal tersebut belum diketahui keberadaannya setelah berlayar 3 hari.

Kejadian ini sudah dilaporkan oleh keluarga korban ke Basarnas Sulsel dan ditindaklanjuti dengan menyampaikan informasi ke VTS Makassar dan SROP Selayar agar dibuatkan Maklumat Pelayaran (Mapel) ke kapal-kapal yang melintas di sekitar area rute yang rencana ditempuh KLM Mubarak dari pulau Sapuka Pangkep menuju Pelabuhan Paotere Makassar.

"Kami menerima informasi dari keluarga korban yang langsung ditindaklanjuti dengan pemapelan ke VTS Makassar dan SROP Selayar", ungkap Djunaidi, Kepala Basarnas Sulsel, Sabtu (1/10/2022).

Sempat beredar kabar tentang adanya kapal yang ditarik kapal yang melintas diduga KLM Al Mubarok, namun setelah dikonfirmasi informasi ini nihil. Karenanya, KN Sar Kamajaya 104 langsung digerakan untuk melakukan pencarian di sekitar rute yang diperkirakan akan dilalui KLM Al Mubarok.

"Kami sempat menerima informasi adanya kapal yang diduga KLM Al Mubarak yang ditarik kapal yang melintas, namun setelah dikonfirmasi hasilnya nihil. Karenanya, hari ini kami langsung menggerakan KN Sar Kamajaya 104 melakukan pencarian," kata Djunaidi.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sementara itu, Kepala Operasi dan Siaga Basarnas Sulsel, Muh Rizal yang memimpin langsung operasi pencarian menyampaikan bahwa KN Sar Kamajaya 104 meninggalkan Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar menuju perairan Pulau Sapuka Pangkep akan menempuh jarak sekitar 135 millaut.

"Kami akan melakukan pencarian dengan sistem track a path, menyisir rute yang rencana dilalui kapal KLM Al Mubarok dari pulau Sapuka ke Pelabuhan Paotere Makassar," ujar Rizal.

Proses ini diharapkan menemukan tanda keberadaan KLM Al Mubarok dan 10 penumpang yang ada di dalamnya. "Semoga pencarian bisa membuahkan hasil dan kapal tersebut beserta seluruh penumpang dalam keadaan selamat," harap Rizal.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini