Share

Cerita Korban Selamat di Kerusuhan Arema FC vs Persebaya: Kondisi Gelap Keluarnya Berebut

Avirista Midaada, Okezone · Minggu 02 Oktober 2022 03:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 02 519 2678945 cerita-korban-selamat-di-kerusuhan-arema-fc-vs-persebaya-kondisi-gelap-keluarnya-berebut-ZiFlEGjGtU.jfif Evakuasi korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan (Foto MPI)

MALANG - Puluhan Aremania menjadi korban kerusuhan pasca pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya. Mereka rata-rata menghirup gas air mata sehingga mengalami sesak napas.

Salah seorang korban Septia mengaku ia mendapat semprotan gas air mata saat berada di tribun utama. Ia pun terpaksa dievakuasi ke lorong tribun VVIP Stadion Kanjuruhan Kepanjen.

"Saat semprotan gas air mata pertama kita itu panik. Mencoba mencari jalan keluar, karena kondisi gelap dan mata perih," ucap Septia, perempuan berusia 18 tahun ini.

Ketiadaan pertolongan medis pertama membuat kepanikan disebutnya membuat napasnya sesak ketika dievakuasi. Bahkan ia mengaku dievakuasi oleh beberapa orang salah satunya terindentifikasi wartawan.

"Tadi banyak yang nolong, saya lemas mata perih. Sesak napas, terus kan keluar tadi rebutan," ungkapnya.

Ia beruntung bisa diselamatkan dan tak perlu mendapat bantuan di rumah sakit. Setelah beristirahat beberapa saat perempuan asal Pasuruan ini bisa melanjutkan perjalanan kendati matanya merah karena terkena semprotan gas air mata.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

(kha)

1
1

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini