Share

Longsor dan Banjir Terjang Piyungan, Jalur Utama Yogyakarya ke Wonosari Dialihkan

Erfan Erlin, iNews · Senin 03 Oktober 2022 08:55 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 03 510 2679396 longsor-dan-banjir-terjang-piyungan-jalur-utama-yogyakarya-ke-wonosari-dialihkan-EBYqzaYvCF.jpg Banjir dan longsor terjadi Piyungan, DIY (Foto: ist)

BANTUL - Hujan deras yang melanda kawasan Daerah Istimewa Yogyakarta sejak Minggu 2 Oktober 2022 siang kemarin menimbulkan sejumlah bencana. Sejumlah bencana terjadi di wilayah Kapanewon Piyungan Kabupaten Bantul.

Relawan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kapanewon Piyungan, Ahmad Yani mengungkapkan akibat hujan deras yang melanda sejak Minggu siang kemarin sungai gawe yang melintasi beberapa Kelurahan di Piyungan meluap. Tanah longsor juga terjadi di beberapa titik dan di antaranya ada yang menimpa bangunan

Air menggenang terjadi di beberapa sehingga sempat melumpuhkan jalur Jalan Jogja Wonosari. Bahkan petugas kepolisian pun terpaksa harus mengalihkan arus yang melalui jalur utama Jogja Wonosari tersebut.

Baca juga: 2 Korban Longsor Tambang Emas di Kotabaru Ditemukan

"Ada pohon tumbang, banjir terus tanah longsor. Sekarang kita baru proses evakuasi dan pendataan,"kata dia, Senin (3/10/2022).

Yani menuturkan air menggenang terjadi di seputaran SMP 1 Piyungan dan juga pasar Piyungan. Petugas terpaksa harus mengalihkan arus jalur lalu lintas yang dari arah Wonosari menuju ke kota Yogyakarta dialihkan melalui jalan Piyungan Prambanan.

Baca juga: Tim SAR Temukan 2 Jasad Korban Longsor Tambang Emas di Kotabaru

Di samping itu juga terjadi Pohon tumbang di Dusun tambalan yang melintang di Jalan Jogja Wonosari. Namun sekitar pukul 07.30 WIB Pohon tumbang tersebut sudah bisa dievakuasi sehingga arus lalu lintas bisa lancar kembali.

"Tumbang sekitar pukul 05.00 WIB. Namun setelah dievakuasi bisa lancar kembali,"terang dia.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Tanya itu sejumlah titik juga mengalami longsor diantaranya seperti di Rejosari umbulsari tambalan serta juga di jalur jolosutro. Longsor di Mojosari RT 04 menimpa rumah warga dan kini proses pembersihan longsoran.

Di tambalan Longsor menimpa jalan kampung, kemudian di Kemloka juga menimpa jalan kampung. Tak hanya itu di Jolosutro, jalur Jolosutro-Pandeyan Sitimulyo Putus karena jalan longsor sehingga tidak bisa dilalui.

"Talud di Sanansari juga ambrol. Kami masih evakuasi dan pendataan,"ujar dia.

Sementara kenangan di depan pasar Piyungan juga sempat masuk ke beberapa warung makan milik warga setempat. Diantaranya adalah Warung bakso kriuk di mana airnya bisa masuk dengan ketinggian hingga 50 - 60 cm.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini