Share

Diduga Lakukan Penipuan CPNS, Oknum Anggota DPRD Bantul Ditangkap

Erfan Erlin, iNews · Senin 03 Oktober 2022 15:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 03 510 2679756 diduga-lakukan-penipuan-cpns-oknum-anggota-dprd-bantul-ditangkap-Vk3XJG0vOv.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

BANTUL - Oknum anggota DPRD Bantul, berinisial ESJ diamankan jajaran Reskrimum Polda DIY. Politisi Gerindra ini diduga telah melakukan penipuan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bantul.

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh Reskrimum Polda DIY, setidaknya ada tiga korban yang telah menyetor uang ke tersangka dengan iming-iming menjadi CPNS. Salah satunya bahkan masih kerabat dari tersangka.

"Yang bersangkutan telah menipu tiga orang. Dia mengaku bisa membantu penerimaan CPNS dan P3K Pemerintah Kabupaten Bantul pada 2019 lalu," ujar Kasubbid Penmas Bidhumas Polda DIY, AKBP Verena Sri Wahyuningsih, Senin (3/10/2022).

 BACA JUGA:Buron 4 Tahun, Terpidana Kasus Penipuan Hadi Suhartono Ditangkap Kejari Jakbar

Verena mengungkapkan, saat ini ada tiga laporan yang masuk ke Mapolda DIY yang membuat Polda DIY mengamankan tersangka ESJ. Laporan mereka terima tanggal 24 Maret 2022 dan tersangka mereka amankan Jumat 30 September 2022 sore.

Sementara itu, Wadireskrimum Polda DIY AKBP Tri Panungko menyatakan, kepada para korban ESJ menawarkan bantuan meloloskan mereka untuk masuk PNS maupun P3K. Namun syaratnya mereka harus menyerahkan sejumlah uang agar lolos menjadi pegawai.

"Nominalnya ada yang diminta membayar Rp250 juta," terang dia.

 BACA JUGA:Kejari Jakbar Tangkap DPO Kasus Penipuan Ozie Hansery Moechlis

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Dua orang korban diminta untuk menyerahkan uang Rp150 juta. Dan ketiganya menyanggupi permintaan tersebut. Mereka masing-masing menyerahkan uang Rp50 juta, Rp75 juta dan Rp150 juta. Semua yang membayar kemudian dibuatkan kuitansi pembayaran.

Kepada tersangka, polisi menyangkakan Pasal 372, 378 KUHP dengan ancaman masing-masing pasal yakni empat tahun penjara. Kini yang bersangkutan ditahan di Mapolda DIY.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini