Share

Diancam Foto Syurnya Disebar, Gadis Desa Dicabuli Pemuda Pengangguran

Fani Ferdiansyah, Koran Sindo · Senin 03 Oktober 2022 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 03 525 2679961 diancam-foto-syurnya-disebar-gadis-desa-dicabuli-pemuda-pengangguran-L7AzZaWnNI.jpg Illustrasi (foto: freepick)

GARUT - Seorang gadis berusia 18 tahun menjadi korban pencabulan oleh pria berinisial A (38), warga Desa Jayabakti, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut. Ia pun ditangkap polisi saat tertidur pulas di rumahnya. Tanpa perlawanan, pria ini digelandang ke Mapolsek Banjarwangi.

"Diamankan saat sedang tertidur pulas, beberapa jam setelah korban laporan," kata Kapolsek Banjarwangi Iptu Amirudin Latif, Senin (3/10/2022).

Ia mengatakan, penangkapan terhadap A dilakukan setelah pihaknya menerima laporan korban pada Sabtu 1 Oktober 2022. Terduga pelaku sendiri ditangkap di rumahnya beberapa jam setelah korban melapor.

 BACA JUGA:Kasus Pencabulan Sesama Jenis di Bandung Terbongkar, Pelaku dan Korban di Bawah Umur

"Menurut pengakuan korban, tindak perkosaan itu terjadi pada Jumat (30/9/2022) malam sekira pukul 19.30 WIB," ucapnya.

Ia menjelaskan, sebelum tindak perkosaan terjadi, terduga pelaku meminta korban untuk datang ke rumahnya di Desa Jayabakti, Kecamatan Banjarwangi. Padahal, jarak antara rumah korban di kawasan perkotaan Garut dengan rumah terduga pelaku cukup jauh.

 BACA JUGA:Siswi SD Diduga Korban Pencabulan Kepsek hingga Tukang Sapu Ternyata Pernah Dilecehkan Sebelumnya

"Terduga pelaku melakukan pengancaman melalui Whatsapp agar korban mau datang, yakni diancam akan disebar foto dan video syur korban jika tidak datang. Karena takut, korban pun terpaksa datang dari perkotaan Garut ke Banjarwangi hingga perbuatan perkosaan itu terjadi," ungkapnya.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Menurutnya, terduga pelaku dan korban saling mengenal. Sehingga mereka bisa berkomunikasi sebelum pencabulan itu terjadi.

"Hubungan antara korban dengan pelaku hingga perbuatan perkosaan yang dilaporkan ini masih kami dalami. Namun yang jelas keduanya saling mengenal," ujarnya.

Dalam kasus tersebut, polisi menerapkan Pasal 285 KUHP tentang perkosaan. "Bila terbukti, dia (pelaku) dapat dipidana penjara paling lama 12 tahun," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini