Share

Kematian Marilyn Monroe Menyisakan Misteri, Bahkan Setelah 60 Tahun

Tim Okezone, Okezone · Rabu 05 Oktober 2022 06:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 18 2680705 kematian-marilyn-monroe-menyisakan-misteri-bahkan-setelah-60-tahun-6tiQDbBaIy.JPG Marilyn Monroe/Foto: BBC

JAKARTA - “Bagaimana Anda menulis kisah kehidupan? Kebenaran jarang mengemuka, kepalsuan yang biasanya mengemuka. Tapi kan sulit untuk tahu di mana memulai jika Anda tidak memulainya dengan kebenaran.”

Demikian penuturan Marilyn Monroe dalam wawancara terakhir sebelum kematiannya, yang pada 5 Agustus 2022 genap memasuki 60 tahun.

 BACA JUGA:Enam Boks Barang Bukti Ferdy Sambo dkk Diteliti Kejagung

Saat meninggal dunia, perempuan bernama asli Norma Jean Baker itu berusia 36 tahun. Dia tak hanya meninggalkan kepopuleran sekaligus sanjungan dari jutaan orang di seluruh dunia, tapi juga beragam masalah kejiwaan yang diakuinya berakar dari masa kanak-kanak dan beban ketenaran.

Kematiannya yang terjadi pada dini hari dan digolongkan secara resmi sebagai “kemungkinan bunuh diri” telah memicu sejumlah rumor dan teori konspirasi yang bergulir hingga sekarang.

 BACA JUGA:Umumkan Nama Capres pada 2023, PPP Terbuka Usung Anies di Pilpres

Semua aspek untuk membuat film Hollywood telah tersedia, mulai dari seks, politik, agen rahasia, hingga dugaan keterlibatan mafia atau keluarga petinggi seperti keluarga Kennedy.

Untuk mencoba mengungkap misteri kematian Marilyn Monroe, wartawan sekaligus penulis asal Inggris, Anthony Summers, melakukan investigasi menyeluruh pada 1980-an yang dimutakhirkan baru-baru ini.

Penyelidikan penuh kehati-hatian

Tujuan awal sang wartawan ke Hollywood adalah untuk meliput pembukaan kembali investigasi kematian sang aktris yang diumumkan kejaksaan distrik Los Angeles.

Kejadiannya berlangsung pada tahun 1982, 20 tahun setelah peristiwa kematian Marilyn Monroe.

"Marilyn bukanlah salah satu artis favorit saya. Saat itu saya lebih suka Natalie Wood dan artis lainnya,” kata Summers dilansir dari BBC, Selasa (4/10/2022).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

“Saya pergi ke Los Angeles dan mulai mencari tahu apa yang sedang dikerjakan jaksa wilayah. Dengan sangat cepat saya menyadari kisahnya jauh lebih besar dan lebih rumit dari perkiraan saya sebelumnya.

“Saya juga menyadari kehidupannya kurang diliput secara memadai oleh pers, kecuali dua atau tiga biografi. Banyak yang harus dipelajari,” kenangnya.

Summers kemudian membeli sebuah mobil, berkunjung ke berbagai rumah, dan menelpon banyak orang.

Dari cara orang-orang menghindar atau bahkan terang-terangan menolak diwawancarai menunjukkannya bahwa meski sudah 20 tahun berlalu, perkara kematian Marilyn Monroe masih penuh dengan kecurigaan dan ketakutan banyak orang.

Namun, Summers tetap gigih.

Sang wartawan kemudian berhasil mewawancarai lebih dari 700 orang. Beberapa di antara mereka hanya sedikit mengetahui hari-hari atau jam-jam terakhir sebelum sang artis meninggal dunia.

Sebut saja pengurus rumahnya, Eunice Murray, atau keluarga Dr. Ralph Greenson, psikiater terakhirnya.

Dari rangkaian wawancara dan kerja jurnalistiknya, Summers menerbitkan buku pada 1985 berjudul Goddess: The Secret Lives of Marilyn Monroe.

Buku tersebut telah diperbarui beberapa kali dan menjadi landasan film dokumenter Netflix yang dirilis baru-baru ini, The Mystery of Marilyn Monroe: The Unheard Tapes.

“Saya tidak menemukan apapun yang meyakinkan saya bahwa dia dibunuh, tapi saya menemukan bukti bahwa kondisi seputar kematiannya sengaja ditutupi,” papar Summers.

“Dan saya bisa katakan bukti-bukti mengindikasikan bahwa itu karena sang artis punya koneksi dengan Kennedy bersaudara.”

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini