Share

Jasad Anggota TNI yang Diduga Diterkam Buaya Ditemukan

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 04 Oktober 2022 13:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 04 340 2680352 jasad-anggota-tni-yang-diduga-diterkam-buaya-ditemukan-3ZYAd1HkKc.jpg Basarnas temukan jasad anggota TNI yang diduga dimakan buaya (Foto: Antara)

TERNATE - Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut) menemukan jasad Serda Ahmad Ismi La harjilun, anggota TNI AD di Kepulauan Sula, yang dilaporkan hilang diduga akibat diterkam buaya pada Minggu 2 Oktober 2022 di Perairan Sulabesi.

"Anggota Kodim 1510 Kepulauan Sula ini ditemukan dalam kondisi meninggal dunia," kata Kepala Basarnas Ternate Fathur Rahman dilansir Antara, Selasa (4/10/2022).

Dia menyatakan, pada operasi SAR hari ke-2 sekitar pukul 09.25 WIT, Tim SAR Gabungan menemukan korban pada koordinat 2° 4'33.00"S / 125°51'18.00"E atau 0.45 NM arah Selatan dari LKP.

"Selanjutnya tim SAR Gabungan mengevakuasi korban ke darat kemudian dibawa menuju ke rumah duka di Desa Paratina untuk diserahkan kepada pihak keluarga," katanya.

Baca juga: Kapal Layar Al Mubarok Hilang Kontak 3 Hari di Pangkep

Sebelumnya, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian seorang anggota Kodim 1510 Kepulauan Sula dilaporkan hilang, karena diterkam buaya saat mencari ikan bersama dua rekannya.

Berdasarkan laporan saksi, seorang anggota TNI bernama Serda Ahmad Ismil La Hardjilun dilihat sudah diterkam buaya dan kedua rekannya berusaha untuk menolong dengan cara memanah buaya tersebut, namun buaya tersebut melarikan diri dengan membawa korban masuk ke dalam air sampai tidak terlihat," kata Kepala Basarnas Ternate, Fathur Rahman.

Baca juga: Tim Basarnas Maksimalkan Pencarian Nelayan Hilang di Perairan Tuing Bangka

Fathur Rahman mengatakan, sesuai informasi dari saksi, kronologis pada tanggal 2 Oktober 2022 sekitar pukul 14.50 WIT, korban Serda Ahmad Ismil La Hardjilun pergi ke Desa Paratina Kabupaten Kepulauan Sula untuk memanah ikan di sekitar perairan desa tersebut bersama kedua rekan Praka Budiarjo Umasugi dan Ongen.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Saat itu, kedua saksi melihat korban Serda Ahmad Ismil La Hardjilun diterkam buaya dan kedua rekannya berusaha untuk menolong dengan cara memanah buaya tersebut, namun tidak berhasil.

Sehingga, sekitar pukul 00.20 WIT, Tim Rescue Unit Siaga SAR Sanana berkoordinasi dengan Kodim 1510 Sula dan Kantor Basarnas Ternate berkoordinasi dengan Korem 152 Baabullah untuk mekanisme pencarian korban.

Menurut Fathur Rahman, karena pencarian pada malam hari sangat tidak efektif, dimana jarak pandang sangat terbatas dan juga banyak ancaman binatang buas, sehingga proses pencarian dilanjutkan pada pagi hari kemarin.

Baca juga: Kapal Terbalik di Laut Jawa, 6 Orang Selamat dan 8 Hilang

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini