Share

Biografi Lengkap Ibnu Sina, Penulis Paling Berpengaruh Zaman Keemasan Islam

Nadilla Syabriya, Okezone · Kamis 06 Oktober 2022 16:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 06 18 2682016 biografi-lengkap-ibnu-sina-penulis-paling-berpengaruh-zaman-keemasan-islam-p0mp0tvUOC.jpg Ibnu Sina (Foto: english.khamenei.ir)

JAKARTA - Ibnu Sina atau dikenal dengan nama Avicenna merupakan seorang ilmuwan dan filsuf muslim di Persia. Dia dianggap sebagai salah satu pemikir dan penulis paling berpengaruh pada Zaman Keemasan Islam.

Sejarah mencatat bahwa Ibnu Sina telah banyak menulis tentang filsafat etika, metafisika, kedokteran, astronomi, alkimia, psikologi geologi, teologi islam bahkan musik dan sastra. Ia menggabungkan pengetahuan ilmiahnya dengan pertanyaan filosofis, yang dirinci dalam studinya bernama "Al Qanun fil-Tibb" (The Canon of Medicine) dan "Kitab Al Shifa ”(Kitab Penyembuhan).

Baca juga: 5 Tokoh Cendekiawan Islam di Bidang Ilmu Filsafat, Ibnu Sina hingga Ibnu Arabi   

Bernama lengkap Abu Ali al Husain bin Abdullah bin Sina, Ibnu Sina lahir di Afsana, dekat Bukhara (sekarang wilayah Uzbekistan) tanggal 22 Agustus 980 M. Ia dilahirkan oleh Ibunya bernama Setareh dan Ayahnya bernama Abdullah.

Baca juga: Tokoh Pendidikan Dunia Paling Menginspirasi, dari Ibnu Sina hingga Ki Hajar Dewantara

  • Pendidikan

Saat itu ayah Ibnu Sina menjabat sebagai gubernur pada sebuah desa di salah satu perkebunan Nuh Ibnu Mansur. Ibnu Sina dididik langsung oleh ayahnya di rumah yang merupakan tempat berkumpul orang-orang terpelajar di daerah tersebut. Tentunya Ibnu Sina adalah anak yang luar biasa dengan daya ingat dan kemampuan belajar serta memukau para ulama yang ditemui di rumah ayahnya.

Pada usia 10 tahun ia telah menghafal Al-Qur'an dan sebagian besar puisi Arab yang telah ia baca. Ketika Ibnu Sina mencapai usia 13 tahun, dia mulai belajar kedokteran. Pada usia enam belas tahun ia mulai menguasai bidang itu dan mencoba merawat pasien.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Melansir pada Stanford Encyclopedia of Philosophy, keahliannya dalam pengobatan telah membuktikan nilai besar bagi Ibnu Sina karena melalui reputasinya di daerah itulah penguasa Samanid, Nuh Ibnu Mansur, datang untuk mendengar tentang dia. Setelah Ibnu Sina berhasil menyembuhkan penyakit Nuh Ibnu Mansur, dia diizinkan menggunakan Perpustakaan Kerajaan Samanid yang terbukti penting bagi perkembangan Ibnu Sina di seluruh jajaran keilmuan.

Kekalahan Samanid dan peristiwa traumatis lainnya seperti kematian ayahnya, mengubah hidup Ibnu Sina. Tanpa dukungan sang ayah, ia memulai kehidupan berkeliaran di berbagai kota di Khorasan. Ia bertindak sebagai dokter dan administrator di siang hari sementara setiap malam ia mengumpulkan siswa di sekelilingnya untuk berdiskusi tentang filosofis dan ilmiah. Mungkin yang paling luar biasa adalah kenyataan bahwa ia terus menghasilkan beasiswa berkualitas tinggi meskipun gaya hidupnya kacau.

  • Karya-Karya Ilmiah

Melansir dari MacTutor, dua karya terpenting Ibnu Sina adalah The Book of Healing dan The Canon of Medicine. Yang pertama adalah ensiklopedia ilmiah yang mencakup logika, ilmu alam, psikologi, geometri, astronomi, aritmatika, dan musik. Sedangkan yang kedua adalah buku tunggal paling terkenal dalam sejarah kedokteran.

Ibnu Sina menulis sekitar 450 karya, sekitar 240 diantaranya telah bertahan. Dari karya-karya yang bertahan, 150 di antaranya tentang filsafat sementara 40 dikhususkan untuk kedokteran, dua bidang di mana ia berkontribusi paling banyak. Dia juga menulis tentang psikologi, geologi, matematika, astronomi, dan logika. Karyanya yang paling penting sejauh menyangkut matematika, bagaimanapun, adalah karya ensiklopedinya yang sangat besar, yaitu Kitab al-Shifa' .

Beberapa karya Ibnu Sina yang paling terkenal adalah sebagai berikut:

1. Sirat al-shaykh al-ra'is (The Life of Avicenna)

2. Al-isharat wa al-tanbihat (Remarks and Admonitions)

3. Al-Qanun fi'l-tibb (The Canon of Medicine)

4. Risalah fi sirr al-qadar (Essay on the Secret of Destiny)

5. Danishnama-i 'ala'i (The Book of Scientific Knowledge)

6. Kitab al-Shifa' (The Book of Healing)

7. Kitab al-Najat (The Book of Salvation)

8. Risala fi'l-Ishq (A Treatise on Love)

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini