Share

Miris, Oknum PNS Gunungkidul Diduga Cabuli Tiga Siswi PKL

Erfan Erlin, iNews · Kamis 06 Oktober 2022 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 06 510 2682104 miris-oknum-pns-gunungkidul-diduga-cabuli-tiga-siswi-pkl-NdYwDUCn8x.jpg Illustrasi (foto: freepick)

GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul kembali digoyang isu tidak sedap. Seorang ASN di lingkungan Kapanewon Girisubo telah melakukan tindakan tidak terpuji terhadap para siswi yang melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL).

Oknum yang dituduh melakukan aksi tidak pantas tersebut adalah KN, seorang kepala seksi di Kapanewon (Kecamatan) Girisubo. Korbannya ternyata 3 siswi di bawah umur yang PKL di kantor Kapanewon Girisubo.

Peristiwa tersebut terungkap ketika korban menceritakan apa yang menimpanya tersebut kepada orangtua. Orangtua kemudian mengadukannya ke sekolah hingga akhirnya terjadi prosesor mediasi yang melibatkan 3 pihak masing-masing Kapanewon, Sekolah dan orangtua korban serta korban.

 BACA JUGA:Polisi Tangkap Oknum Guru Cabuli Mantan Murid di Kota Bogor

Korban adalah siswi sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berada di Kapanewon Rongkop, Kapanewon yang berbatasan langsung dengan Girisubo. Ketiganya melakukan PKL bersama di Kantor Kapanewon Girisubo.

Salah satu korban yang meminta namanya disembunyikan menceritakan peristiwa yang menimpanya. Ia mengaku jika dipeluk dari belakang dan payudaranya diremas oleh oknum ASN tersebut.

"Tempatnya di ruangan beliau (pelaku)," tutur korban sembari meminta namanya tidak disebutkan.

 BACA JUGA:Gadis di Kelapa Gading Dicabuli 2 Pelaku Kakak-Adik

Peristiwa tersebut terjadi akhir September 2022 yang lalu. Kala itu, ia dipanggil oleh pelaku untuk ke ruangan pelaku. Pelaku meminta korban untuk membersihkan lantai ruangan tersebut karena sudah kotor.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Ketika sampai di dalam ruangan tersebut, dia awalnya merasa heran karena ia melihat lantai di dalam ruangan tersebut masih bersih. Tetapi tanpa curiga, ia mengerjakan permintaan pelaku.

"Kalau anak PKL kan harus mengerjakan perintah tempat PKL. Ya saya pel juga,"ungkap dia.

Namun ia kaget ketika tengah mengepel lantai ruangan pelaku, tiba-tiba oknum ASN tersebut memeluknya dari belakang. Tak sampai di situ, tangan pelaku langsung mengarah ke bagian sensitif di dada dan meremasnya.

Sontak pelajar berumur 17 tahun ini berontak dan langsung berusaha melepaskan pelukan pelaku. Setelah berhasil lepas, korban langsung berlari meninggalkan ruangan menemui temannya yang lain.

Bocah perempuan ini kemudian menceritakan peristiwa tersebut kepada dua temannya yang juga melaksanakan PKL bersama di Kantor Kapanewon Girisubo ini.

"Ternyata kedua teman saya juga kayak gitu," kata dia.

Ketiga korban masing-masing berumur 16, 17 dan 17 tahun. Salah satu korban mengakui mendapatkan pelecehan yakni dicium dan diraba payudaranya di ruangan UPK (Unit Pengelola Kegiatan). Semua aksi pencabulan tersebut dilakukan ketika berdua, korban dan pelaku dalam satu ruangan.

Mereka kemudian menceritakan peristiwa tersebut ke orangtuanya. Orangtua mereka lantas menemui pihak sekolah untuk melaporkan kejadian tersebuf. Hingga akhirnya ada mediasi antara pihak sekolah, korban dengan bantuan dari panewu Girisubo Slamet Winarno.

Namun korban kecewa dalam mediasi tersebut. Karena pelaku mengelak telah melakukannya. Oknum Kasie tersebut mengaku hanya memegang pundaknya saja tidak sampai melakukan aksi tidak senonoh yang dituduhkan tersebut.

"Kami kemudian dipindah lokasi PKL-nya," tambah dia.

Terpisah, Panewu Girisubo Slamet Winarno ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Dan pihaknya sudah melakukan langkah-langkah menindaklanjuti peristiwa tersebut.

"Sudah kita lakukan langkah-langkah untuk yang terbaik semuanya. Sekarang yang bersangkutan dalam proses pembinaan," tulis Slamet melalui pesan singkat.

Sementara pihak sekolah enggan memberikan komentar. Kepala sekolah ataupun guru bimbingan konseling kompak tidak memberikan komentar.

"Maaf," kata Guru Bimbingan Konseling Sekolah tersebut, R.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini