Share

Ingat Aremania Korban Tendangan 'Kung Fu' Oknum TNI? Begini Kondisinya Sekarang

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 07 Oktober 2022 14:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 519 2682615 ingat-aremania-korban-tendangan-kung-fu-oknum-tni-begini-kondisinya-sekarang-3SJvFLYizu.jpg Aremania yang mendapat tendangan kung fu dari oknum TNI masih trauma (Foto : MPI)

MALANG - Muhammad Hazmi Rafsanjani, Aremania atau suporter dari Arema Malang yang mendapat tendangan 'kung fu' salah satu oknum TNI saat tragedi Kanjuruhan masih truma.

Remaja kelas 10 SMK Nahdlatul Ulama (NU) Sunan Ampel Poncokusumo ini merupakan penonton di Stadion Kanjuruhan sempat viral usai mendapat tendangan dari oknum TNI.

Rafi begitu biasa dia disapanya, bercerita dirinya memang cukup sering menonton langsung ke Stadion Kanjuruhan, termasuk pada laga Sabtu 1 Oktober 2022, di mana ia berangkat beramai-ramai dengan teman-temannya. Saat itu ia berada di tribun 10 saat menonton laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

"Saat itu saya berangkat ke Stadion sama teman-teman. Ada 13 orang yang ikut. Setelah kejadian viral itu, saya ditolong Aremania lain dibawa ke sisi selatan untuk beristirahat sebelum akhirnya memutuskan untuk langsung pulang," kata Rafi, pada Jumat (7/10/2022).

Saat ini kondisinya sudah mulai membaik pasca tendangan kungfu yang diterimanya oleh oknum TNI, bahkan kini telah kembali ke sekolah. Ia pun telah dikunjungi oleh Pangdam V Brawijaya, ia juga diminta memeriksakan diri guna memastikan bahwa tidak ada cedera serius yang diterimanya.

"Kemarin sudah periksa ke RST Sopraoen. Sekarang kondisi sudah baik. Sudah sekolah normal. Sempat tidak masuk sekali pada hari senin," ujarnya.

Saat bertemu oleh Pangdam V Brawijaya ia mengaku sempat ditanya perihal cita-citanya. Kemudian ia mengisahkan ingin menjadi anggota TNI saat kecil. Mendengar hal tersebut Pangdam V Brawijaya mengatakan bahwa dirinya bisa masuk ke TNI.

"Saya ingin memiliki cita-cita lain, kalau sekarang saya ingin jadi pengusaha," ucapnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sementara itu, kakak Rafi, Nur Afifah menyampaikan bahwa pihak keluarga sudah menerima permintaan maaf yang disampaikan oleh TNI. Ia menambahkan bahwa permasalahan tersebut sudah selesai. Saat ini yang terpenting bagi keluarga adalah kondisi Rafi sudah semakin membaik.

"Alhamdulillah kemarin sudah ada dari TNI termasuk petingginya menyampaikan permintaan maaf. Kalau untuk yang diproses itu tentu terserah TNI. Kalau keluarga karena sudah ada permintaan maaf, maka kami memaafkan. Karena namanya manusia kadang tidak luput dari kesalahan," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini