Share

Hujan Deras di Sukabumi, Sungai Cibojong Meluap Merendam Permukiman Warga

Dharmawan Hadi, iNews · Jum'at 07 Oktober 2022 09:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 07 525 2682411 hujan-deras-di-sukabumi-sungai-cibojong-meluap-merendam-permukiman-warga-OHNtJ48K2u.jpg Banjir di Sukabumi (foto: dok ist)

SUKABUMI - Sungai Cibojong meluap hingga merendam beberapa rumah warga yang berada di Kampung Bantar RT 05/01, Desa Pondokkaso Tengah, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Kamis 6 Oktober 2022.

Camat Cidahu, Jenal Abidin mengatakan, bahwa luapan air sungai Cibojong mulai merendam rumah warga sekira pukul 16.30 WIB. Kejadian tersebut terjadi akibat hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut.

"Karena hujannya cukup deras dengan kurun waktu lebih dari 3 jam. Akibatnya, debit air bertambah tinggi membuat sungai Cibojong meluap dan merendam sejumlah rumah warga," ujar Jenal Abidin kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (7/10/2022).

 BACA JUGA:Banjir Terjang Luwu, Rumah dan Harta Benda Warga Terendam

Lebih lanjut Jenal mengatakan, bahwa dari hasil pendataan sementara, 10 rumah warga terendam berada di sekitaran sungai Cibojong Kampung Bantar, RT 05/RW 01, Desa Pondokkaso Tengah dengan ketinggian air sekitar 30 centimeter.

Selain merendam sejumlah pemukiman penduduk, lanjut Jenal, banjir juga menerjang hektaran lahan pertanian padi di wilayah Kampung Bantar RT 05/RW 01, Desa Pondokkaso Tengah.

 BACA JUGA:Banjir di Jakarta, BPBD: 624 Warga Mengungsi

"Kalau untuk jumlah pastinya, berikut jumlah kerugian materil, kami belum tahu yah. Sebab, petugas saat ini masih fokus melakukan penanaganan di lapangan pasca bencananya," tandasnya.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

Berdasarkan hasil asessment petugas dilapangan, hektaran lahan pesawahan dan sejumlah rumah warga tersebut, telah terendam banjir, diakibatkan dari luapan aliran sungai Cibojong.

"Iya, diduga akbiat peningkatan debit air aliran sungai Cibojong yang disebabkan hujan yang cukup deras mengguyur daerah hulu sungai," ujar Jenal.

Pihaknya menambahkan, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya, warga yang terdampak dari bencana alam ini, telah menimbulkan kerugian materil dengan jumlah masih dalam pendataan.

"Saat ini, kondisi air sudah berangsur surut. Petugas juga masih di lokasi, selain memonitor kondisi air mereka juga tengah bekerjasama dengan warga sekitar membersihkan lumpur dan air yang memasuki area rumah penduduk," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini